5 Pendiri ASEAN : Tokoh, Negara-Negara, Beserta Foto Lengkap

pendiri asean

ASEAN merupakan organisasi multilateral antar negara-negara di Asia Tenggara. Saat ini sudah terdapat 11 negara anggota ASEAN sejak pertama dibentuk pada tahun 1967 melalui Deklarasi Bangkok. Organisasi dengan nama panjang Association of Southeast Asian Nations ini resmi dideklarasikan pada 8 Agustus 1967.

Didirikan oleh 5 negara di Asia Tenggara dimana Indonesia termasuk salah satunya, masing-masing negara mewakilkan satu delegasinya dalam pertemuan di Bangkok pada tahun 1967 silam. Lima tokoh inilah yang berperan penting pada terbentuknya organisasi kerjasama di Asia Tenggara ini.

5 Tokoh Pendiri Asean

Penandatanganan Deklarasi Bangkok diwakili oleh delegasi yang masing-masing mewakili negaranya. Lima negara ini adalah anggota awal Asean yang saat ini sudah ada 11 negara yang menjadi anggota Asean secara keseluruhan. Inilah 5 tokoh yang mewakili negara pendiri Asean:

1. Adam Malik (Indonesia)

Tokoh yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia ini lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, 22 Juli 1917.

Saat penandatanganan Deklarasi Bangkok, delegasi Indonesia ini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sehingga berperan sebagai perwakilan Indonesia pada penandatanganan Deklarasi Bangkok.

2. Tun Abdul Razak (Malaysia)

Tun Abdul Razak dikenal sebagai perwakilan Malaysia pada Deklarasi Bangkok 1967. Abdul Razak yang lahir di Pekan, Pahang, Malaysia 11 Maret 1922 ini kala itu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Malaysia yang mewakili negeri Jiran ini di Deklarasi Bangkok.

Selain sebagai Menteri Luar Negeri Malaysia, ia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia untuk periode 1970 sampai 1976.

3. Thanat Khoman (Thailand)

Sebagai tuan rumah, Thailand menunjuk Menteri Luar Negerinya kala itu yakni Thanat Khoman. Khoman adalah Menteri Luar Negeri Thailand yang lahir di Bangkok pada 9 mei 1914.

Selain menduduki posisi penting di Thailand, ia juga dikenal sebagai pemrakasa Asean dimana deklarasi bersejarah itu diadakan di negeri asalnya.

4. S. Rajaratnam (Singapura)

Nama lengkap delegasi dari Singapura ini adalah Sinnathamby Rajaratnam. Lahir pada 25 Februari 1915, ia dikenal sebagai Menteri Luar Negeri Singapura pada periode 1965 hingga 1980.

Sebagai menteri yang menjabat cukup lama, tak heran jika tokoh yang meninggal pada tanggal 22 Februari 2006 ini ditunjuk sebagai delegasi negara maju ini.

5. Narciso Ramos (Filipina)

Kemudian perwakilan selanjutnya adalah Narsisco Ramos yang merupakan Menteri Luar Negeri Filiphina. Tokoh politik yang lahir pada 11 November 1900 ini juga berprofesi sebagai pengacara, duta besar, dan jurnalis.

Tak heran jika ia juga ditunjuk sebagai salah satu tokoh pelopor berdirinya Asean mewakili negara yang beribukota Manila tersebut.

Negara-Negara Pendiri Asean

Organisasi geo-politik dan ekonomi ini didirikan oleh 5 negara dengan mewakilkan masing-masing satu delegasinya. Adapun negara-negara pendiri Asean tersebut adalah:

  • Indonesia (diwakili oleh Adam Malik selaku Menteri Luar Negeri Indonesia)
  • Filipina (diwakili oleh Narsisco R. Ramos yang kala itu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Filipina)
  • Malaysia (diwakili Tun Abdul Razak yang merupakan Menteri Luar Negeri Malaysia)
  • Singapura (diwakili S. Rajaratnam yang saat itu menjabat Menteri Luar Negeri Singapura)
  • Thailand (diwakili Thanat Khoman, Menteri Luar Negeri Thailand)

Piagam Pendirian Asean

Piagam pendirian Asean dikenal dengan sebutan Deklarasi Bangkok. Deklarasi Bangkok dapat diartikan sebagai landasan kesepakatan untuk berkerjasama secara regional dalam bidang sosal, kebudayaan, serta ekonomi.

Dalam deklarasi ini, dinyatakan pendirian perhimpunan di kawasan Asia Tenggara. Perhimpunan ini didirikan dengan mempertimbangkan bahwa negara-negara di kawasan ini memiliki tanggung jawab untuk memperkuat stabilitas ekonomi serta sosial.

Selain itu, masing-masing negara juga menjamin adanya perdamaian serta laju pembangunan nasional dan memastikan stabilitas keamanan dari campur tangan luar beserta segala bentuk manifestasinya. Adapun isi dari Deklarasi Bangkok adalah:

– Mendirikan perhimpunan kerjasama di kawasan Asean (Asia Tenggara)
– Tujuan didirikannya kerjasama Asean:

  1. Mempercepat laju pertumbuhan, perkembangan kebudayaan, serta kemajuan sosial di kawasan Asia Tenggara.
  2. Menjaga perdamaian serta stabilitas dengan menjunjung tinggi hukum serta hubungan di masing-masing negara Asia Tenggara.
  3. Meningkatkan kerja sama secara aktif dan saling membantu dalam hal ekonomi, sosial, budaya, hingga teknologi dan administrasi di kawasan Asia Tenggara.
  4. Saling memberi bantuan dalam hal fasilitas latihan dan penelitian pada bidang kejuruan, teknik dan administrasi, serta pendidikan.
  5. Bekerjasama secara lebih efektif dalam mencapai daya guna secara lebih besar pada bidang industri, pertanian, dan perkembangan perdagangan. Hal ini juga termasuk dalam perdagangan komoditi internasional, perbaikan pengangkutan, hingga fasilitas komunikasi dan meningkatkan taraf hidup rakyat.
  6. Meningkatkan studi mengenai masalah-masalah yang ada di Asia Tenggara.
  7. Memelihara dan merawat kerja sama agar lebih erat dan bermanfaat dengan berbagai organisasi internasional serta regional lain dengan tujuan sama serta mencari kesempatan untuk menggerakkan kerja sama negara-negara tersebut.

Itu dia lima tokoh pendiri Asean beserta isi Deklarasi Bangkok yang dapat kita ketahui. Semoga artikel diatas bermanfaat menambah wawasan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.