Renang : Pengertian, Manfaat, Prinsip dan Gaya Renang

Renang merupakan salah satu olahraga yang banyak disukai orang. Bahkan, orang yang tidak terlalu bisa berenang juga terkadang senang untuk bermain di kolam renang. Olahraga renang memang olahraga yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Apalagi kalau melihat kenyataan bahwa negara kita ini wilayah lautnya lebih luas ketimbang daratanya. Ditambah ada banyak sekali pantai dengan air yang jernih dan tenang. Begitu menyenangkan pasti berenang di pantai-pantai tersebut.

Tetapi sebelum itu kamu lakukan, mari berkenalan terlebih dahulu dengan apa itu renang, manfaat, gaya dan hal-hal lain yang berkaitan dengan renang.

Pengertian Renang

Pengertian Renang

Apa itu renang? Pertanyaan sederhana tetapi tidak mudah untuk menjawabnya. Renang adalah salah satu jenis dari olahraga aquatik, yang artinya olahraga ini dilakukan di dalam air.

Renang biasanya dilakukan di sebuah kolam renang. Renang dapat dilakukan dengan tujuan menggerakkan bagian tubuh ke permukaan air supaya bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain di kolam renang.

Renang bukanlah sebuah olahraga yang baru. Secara alami, manusia memang memiliki kemampuan untuk berenang meskipun harus ditunjang dengan pelatihan yang tepat. Makhluk hidup lain yang hidup di dalam air, misalnya ikan, secara alami bisa berenang karena memiliki struktur fisik khusus untuk hidup di air.

Biasanya, renang dilakukan tanpa perlengkapan khusus untuk membantu mengapung. Namun, sebagian orang, terutama yang masih belajar, biasanya menggunakan alat bantu seperti ban berenang atau pelampung tangan.

Renang merupakan kegiatan yang sudah dilakukan oleh manusia sejak berabad-abad lalu. Bukti tertua yang membuktikan sejarah renang yaitu lukisan dari jaman batu yang berusia sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Pada sekitar tahun 1830, renang mulai dijadikan kegiatan perlombaan olahraga di Inggris. Semakin lama, kegiatan renang sebagai kompetisi semakin populer di seluruh dunia.

Manfaat Renang

Manfaat Renang

Renang merupakan kegiatan yang bisa dilakukan oleh siapapun. Baik itu anak kecil, remaja, dewasa, maupun orang tua. Banyak juga anak berusia bayi yang sudah mulai dikenalkan dengan air dan berenang.

Hal ini tidak lepas dari berbagai manfaat yang dimiliki oleh kegiatan renang. Renang memang kegiatan yang melibatkan koordinasi gerakan dari anggota tubuh, terutama tangan dan kaki. Simak berbagai manfaat renang berikut:

1. Bagus untuk kesehatan secara menyeluruh

Renang merupakan kegiatan yang menyehatkan karena melibatkan gerakan anggota tubuh secara aktif, terutama tangan dan kaki. Olahraga renang juga dapat melatih kekuatan pernapasan dan jantung manusia. Selain itu, renang juga dapat membantu bagi penderita asma.

2. Memperbaiki postur tubuh

Buat kamu yang ingin memiliki postur tubuh sementara kamu bukan dari keturunan orang-orang yang memiliki postur bagus, cobalah untuk berolahraga renang. Renang dapat membantu memperbaiki postur tubuh. Gerakan aktif anggota tubuh saat renang dapat membuat postur tubuh menjadi lebih tegap.

3. Merangsang gerakan motorik

Renang dapat membantu merangsang gerakan motorik. Manfaat ini terutama dapat dirasakan oleh balita dan anak-anak. Anak kecil yang rutin berenang otot dan sendinya akan tumbuh secara optimal.

Tubuhnya juga akan menjadi lebih lentur. Selain itu, renang juga dipercaya dapat membantu pertumbuhan anak sehingga posturnya menjadi lebih tinggi dan tegap.

4. Sarana rekreasi

Kegiatan renang dapat menjadi kegiatan rekreasi. Bermain di air atau di kolam renang memang menyenangkan. Selain itu, ruang kolam yang luas akan membantu perenang untuk menghilangkan rasa penat.

Tak heran jika kegiatan renang menjadi kegiatan rekreasi pilihan keluarga. Saat ini sudah banyak sekali wisata kolam renang yang menawarkan berbagai permainan air yang seru dan menantang.

5. Meningkatkan keberanian dan kemampuan sosial anak

Renang juga dapat meningkatkan keberanian dan kemampuan sosial anak. Anak yang sudah pandai berenang tidak akan takut lagi terhadap air. Kegiatan yang dilakukan juga memungkinkan anak untuk bertemu dengan orang lain di lingkungan kolam renang. Dengan adanya interaksi tersebut, kemampuan sosial anak juga bisa terasah.

6. Ajang berprestasi

Renang dapat dijadikan ajang untuk berkompetisi dan mengumpulkan prestasi. Sebagai salah satu cabang olahraga yang dilombakan, perenang bisa mendapatkan penghargaan apabila memenangkan kompetisi.

Penghargaan ini bisa menjadi kebanggaan bagi diri sendiri. Beberapa sekolah bahkan akan memberikan nilai tambah pada saat seleksi masuk untuk pemegang penghargaan juara kompetisi renang.

7. Menenangkan pikiran dan mengurangi stres

Manfaat renang berikutnya adalah menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Selain itu juga bisa mengurangi depresi hingga memperbaiki pola tidur. Hal ini karena selama berenang, tubuh akan kembali segar dan pikiran akan kembali dalam keadaan yang baik.

8. Olaraga yang tepat buat yang malas berkeringat

Bagi kamu yang ingin berolahraga tetapi takut berkeringat, renang adalah pilihan yang tepat. Dengan berenang, tubuh tidak akan berkeringat. Yang ada tubuh malah dalam keadaan segar. Hal ini karena air yang ada dalam kolam renang akan terus mendingingkan suhu tubuh. Sehingga tubuh tidak berkeringat.

9. Menjauhkan risiko penyakit

Tak hanya paru-paru yang akan semakin kuat dengan berenang. Tetapi hampir semua bagian tubuh akan semakin kuat. Terutama yang berkaitan dengan fungsi jantung. Detak jantung akan meningkat selama berenang, selain itu juga menjauhkan stroke hingga diabetes (kencing manis)

10. Renang membuat kamu lebih cerdas

Sungguh manfaat renang yang satu ini tak banyak diketahui dan disangka orang. Ternyata yang namanya renang itu bisa meningkatkan memori dan kemampuan berfikir seseorang.

Hal ini karena aktivitas renang bisa membantu mengurangi peradangan serta resistensi insulin yang ada di otak. Efeknya tumbuh sel otak baru. Apalagi berenang juga bisa meningkatkan mood sehingga kemampuan berpikir lebih efisien.

11. Berenang baik untuk asma

Seperti yang sudah disebutkan pada manfaat renang bagian pertama, renang bagus untuk segala bagian tubuh. Tak terkecuali juga untuk penderita asma. Kelembabab dari air akan menggantikan kelembabab yang keluar dari pernafasan. Sehingga sangat bagus untuk penderita paru-paru kronis seperti asma.

12. Membantu menurunkan berat badan

Buat yang sedang diet, bagus pula ditunjang dengan berenang. Renang terbukti sangat ampuh membakar kalori. Jika dihitung, dalam satu jam saja bisa membakar sekitar 715 kalori. Terbukti dari penelitian yang dilakukan oleh Universitas Indiana. Hasilnya perenang profesional bisa menurunkan bobot pinggang serta pinggul lebih baik.

Prinsip Renang

Prinsip Renang

Sekalipun memiliki banyak sekali manfaat dan merupakan aktivitas yang menyenangkan, renang tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Ada beberapa prinsip yang sebaiknya dipegang. Berikut beberapa prinsip yang digunakan saat melakukan kegiatan berenang menurut Tunggal (2005:4-5):

  • Prinsip hambatan dan dorongan pada renang. Dorongan dan hambatan merupakan dua faktor yang mempengaruhi kecepatan manusia saat berenang. Hambatan berasal dari media air yang harus dilalui. Sedangkan dorongan diberikan oleh gerakan anggota badan, terutama tangan dan kaki.
  • Prinsip kontinuitas dalam menggerakkan anggota tubuh. Artinya, selama berenang anggota tubuh akan terus bergerak secara teratur.
  • Prinsip hukum aksi dan reaksi, maksudnya yaitu saat gaya diberikan selalu akan ada reaksi yang ditimbulkan.
  • Prinsip perpindahan momentum, yaitu cara yang digunakan untuk memindahkan momentum dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain.

Gaya Renang

Gaya Renang

Secara umum, ada empat buah gaya renang yang biasa digunakan di pertandingan atau kegiatan renang. Keempat gaya tersebut terdiri dari renang gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, dan gaya kupu-kupu.

1. Renang gaya bebas

Sesuai dengan namanya, sebenarnya renang gaya bebas tidak terikat oleh aturan tertentu. Renang gaya bebas dilakukan dengan cara menelungkupkan badan menghadap air.

Kedua tangan dan kaki digunakan untuk melakukan tarikan dan tendangan di dalam air. Kedua tangan bergerak bergantian seperti gerakan saat mengayuh. Sedangkan kaki bergerak naik dan turun secara bergantian.

2. Renang gaya punggung

Renang gaya punggung dilakukan dengan posisi punggung menghadap ke air atau badan terlentang. Pada gaya ini, posisi wajah berada di atas air sehingga akan lebih mudah untuk mengambil napas.

Namun perenang tidak bisa melihat ke depan. Gerakan gaya punggung sebenarnya sama dengan gerakan renang gaya bebas, namun dilakukan secara terlentang.

3. Renang gaya dada

Renang gaya dada banyak disebut juga renang gaya katak karena gerakannya mirip dengan cara berenang katak di air. Gaya ini sangat populer karena posisi tubuh yang stabil dan dapat dilakukan dengan cukup lama. Renang gaya dada dilakukan dengan posisi tubuh seperti merangkak di permukaan air.

4. Renang gaya kupu-kupu

Renang gaya kupu-kupu sering juga disebut dengan nama gaya lumba-lumba. Hal ini karena gaya ini dilakukan mirip dengan gerakan sirip lumba-lumba. Renang gaya kupu-kupu merupakan pengembangan lebih lanjut dari renang gaya dada. Dibandingkan dengan gaya lain, gaya ini merupakan yang paling sulit untuk dipelajari.

Sejarah Renang

Sejarah Renang

Sejarah renang diprediksi ada sejak keberadaan manusia. Sedang untuk kompetisi renang dimulai di eropa pada 1800. Pada saat itu, banyak perenang menggunakan gaya dada. Baru pada 1873 diperkenalkan gaya trudgen oleh John Arthur Trudgen.

Pada ajang Olimpiade, renang baru diperlombakan sejak Olimpiade Athena 1896 untuk nomor putra dan tahun 1912 untuk nomor putri di Olimpiade Stockholm. Tahun 1902, Richard Cavill mengenalkan renang gaya bebas.

Gaya kupu-kupu baru pertama kali diperkenalkan pada 1930-an. awalnya gaya ini adalah variasi dari gaya dada. Sampai akhirnya pada tahun 1952 dianggap sebagai gaya tersendiri.

Fasilitas Dan Peralatan Yang Digunakan Dalam Olahraga Renang

Fasilitas Dan Peralatan Yang Digunakan Dalam Olahraga Renang

Untuk melakuakn berbagai aktivitas renang, ada beberapa fasilitas yang harus disediakan, yaitu:

1. Kolam renang

Meski bisa menggunakan kolam renang dengan ukuran berapapun untuk berenang, tetapi ada standar yang diakui. Untuk kolam renang panjang lintasan adalah 50 m. Sedang untuk lintasan pendek adalah 25 m. Kedalamanya minimum 1,35 meter. Dihitung dari 1,0 m pada bagian pertama sampai 6,0 m dihitung dari dinding kolam dimana balok start berada.

2. Lintasan

Ukuran lebar lintasa kolam renang paling sedikit 2,5 m dan jarak paling sedikit 0,2 m di luar lintasan pertama dan terakhir. Tiap-tiap lintasan dipisahkan dengan tali lintasan yang ukuranya sama panjang dengan panjang lintasan.

Tali ini memiliki rangkaian pelampung berukuran kecil. Menurut warnanya hijau untuk lintasan 1 dan 8, kuning untuk lintasan 4 dan 5 serta biru untuk lintasan 2, 3, 6, dan 7.

3. Pengukur waktu

Paling penting dalam renang adalah catatan waktu, dan itu diukur dengan pengukur waktu yang diletakkan pada bagian papan sentuh yang ada di kedua sisi dinding kolam. Ketebalan papan sentuh ini hanya 1 cm. Catatan diukur ketika perenang menyentuh papan sentuh.

4. Balok start

Balok start terdapat pengeras suara untuk menyuarakan tembakan pistol start dan sensor pengukur waktu. Tinggi balok start antara 0,5 m sampai dengan 0,75 dari permukaan air dengan kemiringan tidak melebihi 10°.

Itulah hal-hal yang berkaitan dengan renang. Ada banyak manfaat di dalamnya.