Pengertian Virtual Reality Beserta Sejarah dan Cara Kerjanya

Pengertian Virtual Reality Beserta Sejarah dan Cara Kerjanya,- Teknologi berkembang pesat. Begitu pesatnya hingga tak bisa diikuti oleh manusia. Bayangkan, teknologi adalah produk pengetahuan manusia, tetapi tidak bisa diikuti oleh manusia itu sendiri. Bagai ciptaan yang tak terkendali.

Beruntung, akibat perkembangan teknologi yang begitu pesat, membuat manusia semakin berfikir kreatif untuk menciptakan sesuatu yang membuat manusia melebihi kodratnya sebagai manusia. Seperti halnya berada di dunia virtual dengan lebih nyata.

Salah satu teknologi yang sedang gencar diperbincangkan tahun ini yaitu virtual reality. Dimana dengan menggunakan teknologi ini kamu akan terputus dengan dunia nyata dan masuk dunia virtual dengan tampilan yang memukau. seolah-olah kamu hidup di dunia virtual. Sayangnya, beberapa orang masih bingung dengan bagaimana konsep virtual reality, pengertian virtual reality, sejarah serta bagaimana pula perkembanganya?

Pengertian VR (Virtual Reality)

Virtual Reality atau yang kerap diakronimkan dengan dua huruf ‘VR’, terdiri dari dua kata yaitu virtual dan reality. Virtual bermakna maya atau tidak nyata, sedangkan reality bermakna kenyataan.  Jadi dapat disimpulkan bahwa virtual reality memiliki arti kenyataan yang bersifat maya.

Namun secara lebih jelas, virtual reality merupakan teknologi yang memungkinkan kamu sebagai pengguna dapat berinteraksi dengan lingkuan virtual yang terasa seperti dunia nyata di dalam perangkat computer. Dengan begitu kamu akan merasakan seperti sedang kontak fisik secara langsung baik fisik maupun psikologisnya.

Nah dengan menggunakan teknologi Virtual Reality akan memberikanmu pengalaman visual dalam computer, meskipun beberapa aplikasi dari virtual reality ini makan menggabungkan berbegai pengalaman indera lain di dalamnya. Contohnya indra, dimana indra pendengaran melalui speaker atau earphone akan menirukan suara pada kejadian yang sedang divisualisasikan.

Perkembangan Virtual Reality

Setelah mengetahui pengertian virtual reality seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perlu diketahui juga bahwa ternyata VR sudah berkembang cukup lama sekitar tahun 1800-an. Walaupun memang baru mendapat perhatian khusus akhir-akhir ini saja. Agar kamu lebih memahaminya, berikut perkembangan virtual  reality.

  1. 1800-an – ini merupakan tahun awal mula muncul ide membuat alternative realitas beriringan dengan munculnya praktek fotografi.
  2. 1838 – pertama kali ditemukan stereoskop yang menggunakan dua cermin dengan proyeksi sebuah gambar.
  3. 1839 – perkembangan stereoskop menjadi View-Master yang kemudian dipatenkan pada tahun 1939.
  4. 1956 – Morton Heilig, salah satu bagian dari Motion Picture Hollywood menginginkan orang-orang dapat merasakan Susana di dalam film. Maka dibuatkan simulasi sensorama. Dengan sensorama ini akan membuat kamu merasakan suasana lingkungan perkotaan dengan menaiki sepeda motor. Selain itu, juga telah dilengkapi dengan multisensory stimulasi, sehingga kamu mampu melihat jalan, mendengar mesin motor berbunyi, merasakan getaran motor, dan mencium bau mesin motor di sebuah dunia yang di desain teknologi.
  5. 1960 – selanjutnya Morton Heilig mematenkan peralatan bernama Telesphere Mask yang menarik mata onvestor untuk ikut bekerjasama.
  6. Pertengahan 1980 – pada pertengahan tahun inilah mulai digunakan istilah “virtual reality”. yaitu Jaron Lanier, seorang founder dari VPL Research yang mulai mengembangkan peralatan virtual reality. Beberapa peraltan yang telah berhasil dikembangkan yaitu termasuk goggle (kaca mata) dan sarung tangan yang dibutuhkan seseorang untuk merasakan pengalaman VR.
  7. Saat ini – Setelah 6 dekade VR berhasil dikembangkan dengan bantuan dana dari investor. Dengan begitu, kini VR dapat digunakan secara luas dan harganyapun ekonomis, serta menggunakan peralatan yang berkualitas tinggi dan mudah diakses.

Cara Kerja Virtual Reality

Sebenarnya VR bekerja hanya dengan memanipulasi otak manusia hingga hal-hal yang virtual terasa seperti nyata. Dapat dikatakan, VR merupakan langkah awal penghapusan dunia nyata disekeliling manusia. Dengan begitu kamu akan merasa tergiring masuk dunia virtual sehingga tak perlu bersentuhan dengan dunia nyata. Nah jika kamu ingin masuk ke dunia virtual reality, kamu minimal membutuhkan sebuah headset VR seperti Oculus Rift atau Samsung Gear VR.

Headseat VR berbentuk bagaikan kacamata selam dengan lensa tertutup. Nah seperti kacamata selam ini dinamakan VR box. VR box merupakan tempat untuk meletakkan smartphone yang berfungsi memproyeksikan gambar virtual.

Terdapat 2 jenis VR yakni yang menggunakan smartphone dan menggunakan teknologi canggih seperti Oculus Rift. Dimna di dalamnya  sudah terdapat sebuah layar yang menampilkan video dan gambar virtual reality yang terhubung dengan komputer menggunakan bluetooth.

Selain itu, VR headset juga dilengkapi dengan headphone untuk menambah efek suara, joystick yang tersambung dengan VR headset. Jadi kamu akan dengan mudah menambah interaksi antara pengguna dengan hal-hal di dunia virtual yang akan dimasuki. Ketika VR headset sudah terpasang, seketika itu pula kamu akan masuk ke dalam realitas virtual dan menghilangkan seluruh realitas di sekelilingmu.

Dengan begitu akan akan melihat semuanya dari sudut pandang yang berbeda dan tak terbatas. Baik kamu melihatnya dari sisi samping, atas, bawah ataupun sudut 360 derajat sekalipun. Jenis dunia virtual akan menghiasimu seperti kehidupan di laut, hutan, dan lainya. Bahkan ada pula dunia virtual action yang membuat pengguna harus aktif bergerak saat menggunakan VR.

Beda Virtual Reality dengan Augmented Reality

Ada satu kata yang kerap disandingkan dengan Virtual reality yaitu augmented reality. Virtual reality disingkat VR dan augmented reality disingkat AR. Dari definisi, keduanya jelas berbeda. VR bekerja dengan memutus kontak pengguna dengan dunia nyata dan beralih ke dunia virtual, sedang AR menggabungkan dunia nyata dengan dunia virtual.

VR bekerja dengan menggunakan perangkat khusus yang bisa memutus pengguna dengan dunia nyata, sedang AR bisa dijalakna hanya dengan menggunakan perangkat sederhana saja. Misalnya menggunakan smartphone sebagaimana game Pokemon Go.

Sampai disini sepertinya sudah lengkap apa yang bisa saya jelaskan tentang pengertian Virtual reality. Semoga bermanfaat.

Ada pertanyaan atau komentar?