Pengertian Tipe Data Beserta Fungsi dan Jenis-Jenis Tipe Data

Beberapa bagi kamu mungkin istilah data ini cukup asing. Bahkan tak jarang kamu yang sudah lama berkecimpung dalam dunia database namun kurang paham dan familiar dengan istilah ini. Hal itu tentu sangat wajar, mengingat penggunaan tipe data lebih banyak pada pemrograman.

Walaupun demikian bukan berarti masyarakat umum tidak berhak tahu mengenai tipe data. Makin majemuk pengetahuan kita, makin baik pula untuk sikap kita mengambil keputusan. Apalagi, tipe data ini memiliki beragam fungsi yang cukup bermanfaat untuk diketahui. Saya akan membahasnya pada subjudul di bawah ini. Tapi sebelumnya, mari kita mulai terlebih dahulu dari pengertian tipe data.

Pengertian Tipe Data

Tipe data merupakan setiap himpunann yang ada pada semua data tanpa terkecuali. Jadi dengan memahami tipe data ini, kamu dapat menilai apa yang dimiliki dari data tersebut. Kamu bakal lebih mudah menerjemahkan informasi yang didapat tanpa takut miskonsepsi.

Salah satu contoh tipe data yang kerap kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah bilangan bulat. Penulisannya pun bermacam-macam seperti ½ atau 3,5 dan seterusnya. Untuk lebih jelasnya lagi, kamu bisa melihat dunia pemprograman komputer dimana hampir semua tipe data akan kamu jumpai.

Wikipedia menerjemahkan tipe data sebagai klarifikasi data yang digunakan untuk menerjemahkan maksud programmer dalam menggunakan data. Itulah mengapa, hampir semua bahasa pemrograman pasti mendukung berbagai jenis dan macam data. Misalnya saja bilangan riil, integer atau boolean.

Tahap awal pembuatan program adalah menentukan tipe data yang akan digunakan. Biasnya sih tipe data yang umum digunakan para programmer adalah real, integer, double, char, string dan masih banyak lagi. Dimana apapun tipe data yang digunakan nantinya akan mendeklarasikan di awal tahap pembuatan program tersbut. Hal ini bertujuan untuk member kategori atau batasan khusus pada data yang digunakan serta penentuan memorinyapun dapat dipilih saat tipe data sudah ditentukan.

Fungsi Tipe Data

Setiap tipe data jika kamu memahaminya dengan baik pasti mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing. Baik dari sudut pandang programmer, masyarakat luas pastinya mempunyai fungsi yang dapat membantu dengan adanya pemahaman baik dari adanya tipe data ini. Lebih jelasnya, berikut fungsi tipe data:

  1. Memberikan control atau batasan tersendiri bagi seorang programmer. Hal ini karena tipe data telah ditentukan sebelumnya, sehingga programer tidak asal-asalan dalam memasukkan data.
  2. Menentukan memori yang digunakan dan Menentukan bilangan bulat serta bilangan desimalnya.

Dalam dunia programer, fungsi tipe data di atas sangatlah vital. Bahkan tanpa ada tipe data akan sulit sekali menentukan data yang ingin dimasukkan.

Jenis-Jenis Tipe Data

Secara umum, jenis tipe data itu dibedakan menjadi dua, yakni tipe data sederhana, tipe data composite dan tipe data lainya. Untuk lebih jelas, berikut penjelasanya:

#1. Tipe data primitive (Sederhana)

Merupakan tipe data yang mampu menyimpan suatu nilai dari setiap variable. Tipe ini merupakan dasar yang sering dipakai oleh programmer. Contohnya adalah tipe numeric (integer dan real), tipe data karakter/char, dan tipe data Boolean.

1. Numeric

Adalah tipe data yang digunakan pada variable/ konstanta. Numeric berfungsi menyimpan nilai dalam bentuk angka yang terbagai atas integer dan real, yaitu.

  • Integer, merupakan data yang berupa bilangan bulat. Dimana masih terbagi lagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut.
  • Real, merupakan jenis bilangan pecahan

2. Karakter (char)

Adalah tipe data yang hanya bisa menyimpan 1 digit karakter dan ukurannyapun hanya 1 byte (1 byte = 8 bit). Nilai-nilai yang termasuk dalam karakter adalah karakter huruf, karakater angka, karakter tanda baca, serta karakter khusu.

3. Boolean

Adalah tipe data logika yang berisi dua kemungkinan nilai yaitu TRUE dan FALSE.

#2. Tipe data composite

Yaitu tipe data yang dapat menampung banyak nilai seperti:

  1. Array/ larik, merupakan tipe data yang sudah terstruktur dengan baik dan sederhana. Array ini dapat menyimpan beberapa data yang samadan satu variable, misalnya integer saja.
  2. Record/ struct, merupakan tipe data yang menampung data dengan tipe berbeda, misalnya satu bagian integer.
  3. Image, adalah tipe data grafik. Contohnya adalah perkembangan jumlah siswa, foto keluarga, video perjalanan dll. Dalam bahasa pemrograman modern tipe data ini sudah didukung dengan sangat baik.
  4. Date time, merupakan nilai data untuk tanggal dan waktu dalam format yang spesifik dan secara internal. Selain itu variable atau konstanta pada tipe ini berfungsi menyimpan baik tanggal maupun jam.
  5. Object, merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan objek-objek yang disediakan oleh visual basic, Delphi dan GUL. Contohnya saat kamu mempunyai form dengan control command button atau diberi nama Command1.
  6. Subrange, merupakan tipe data dengan jangkauan nilai sesuai penetapan pemrograman. Data ini telah mendapat dukungan Delphi dan biasanya terdapat batas minimum dan maksimum.
  7. Enumerase, merupakan tipe data yang dilengkapi dengan elemen dan harus disebut satu persatu. Selain itu data ini juga bernilai konstanta yang diwakili oleh suatu nama variabel.

#3. Tipe Data Lainya

Tipe data lainya adalah tipe data yang tidak masuk dalam dua jenis data di atas. Beberapa jenis tipe data ini misalnya: 1) Tipe Data Terstruktur yang terdiri dari Tipe Data String dan Tipe Data Set; 2) Tipe Data Pointer yang terdiri dari Typed (tertentu) dan Generic (umum).

Nah itulah pengertian tipe data beserta fungsi dan jenis-jenis tipe data. Semoga bermanfaat dan bila masih ada yang perlu didiskusikan, silakan tulis dalam kolom komentar.

Ada pertanyaan atau komentar?