Pengertian Politik Luar Negeri Menurut Para Ahli Lengkap

Setiap negara di dunia membutuhkan negara lain, baik untuk memenuhi kebutuhan negara, menjalin kerjasama hingga untuk urusan lain dalam segala bidang. Demi mencapai  itu semua, negara memiliki kebijakan dengan apa yang disebut dengan politik luar negeri.

Pengertian Politik Luar Negeri Secara Umum

Politik luar negeri adalah kebijakan dari suatu negara yang mengatur tentang hubungan dengan negara lain mencakup segala bidang, tujuannya yaitu mewujudkan kepentingan nasional negara tersebut dalam lingkup internasional.

Bisa pula diartikan dengan bagaimana negara menetapkan kebijakan terkait hubunganya dengan negara lain demi memenuhi segala kebutuhan dan tujuan negara tersebut. Karena itu, masing-masing negara memiliki politik luar negeri yang berbeda-beda. Hal ini sangat terkait dengan apa yang ada di dalam negara tersebut dan apa yang dibutuhkanya.

Pengertian Politik Luar Negeri Menurut Para Ahli

Untuk memahami lebih dalam soal apa yang disebut dengan politik luar negeri, kita bisa mengutip dari para ahli. Berikut pengertian politik luar negeri menurut para ahli:

Hudson

Politik luar negeri adalah sub-disiplin dari hubungan internasional tentang politik luar negeri untuk menjadi panduan bagi negara-negara lain yang ingin menjalin persahabatan dan bermusuhan dengan negara tersebut.

Jr. Childs

Politik luar negeri adalah pokok-pokok yang menyangkut hubungan luar negeri dari suatu negara.

Columbis

Politik luar negeri adalah sintesa dari pengejawantahan tujuan dan kemampuan atau kapabilitas nasional.

Goldstein

Politik luar negeri adalah strategi yang digunakan pemerintah sebagai pedoman dikancah internasional.

Crabb Jr

Menurut Crabb, politik luar negeru terdiri dari dua elemen, yaitu tujuan nasional dan alat-alat untuk mencapai tujuannya. Interaksi antara tujuan nasional dengan alat atau sumber untuk mencapainya merupakan subjek kenegaraan yang abadi.

Perwita dan Yani

Politik luar negeri adalah alat yang digunakan untuk mempertahankan atau memajukan kepentingan nasional dalam kancah Internasional. Hal ini diwujudkan melalui strategi atau rencana yang dibuat oleh para pengambil keputusan atau disebut kebijakan luar negeri.

Plano dan Olton

Politik luar negeri adalah strategi attau rencana tindakan yang dibuat oleh para pembuat keputusan negara dalam menghadapi negara lain atau unik politik internasional yang lainnya untuk mencapai tujuan nasioanal.

Pengertian Poltik Luar Negeri Indonesia Bebas Aktif

Sebagai bagian dari satu negara di dunia, Indonesia harus menjalin hubungan dengan negara lain. Dalam hal ini, Indonesia menetapkan kebijakan politik luar negeri sesuai dengan tujuan dan cita-cita negara. Sejak awal merdeka hingga saat ini Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif. Lantas apa itu politik bebas aktif?

1. Pengertian Politik Bebas Aktif

Menurut Mochtar Kusuaatmadja, politik luar negeri bebas aktif adalah politik yang tidak memihak pada kekuatan-kekuatan negara lain yang tidak sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan terus aktif dalam menjalankan kebijaksanaan luar negeri, serta tidak diam dan cepat tanggap dalam merespon berbagai peristiwa yang terjadi di kancah Internasional.

Politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif bisa pula didefinisikan sebagai politik bebas dan tidak terikat pada suatu blok negara tertentu dan aktif dalam mengembangkan kerjasama Internasional dengan negara lain. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Menurut A. W. Wijaya.

2. Tujuan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Indonesia menetapkan politik luar negeri bebas aktif dengan berbagai tujuan, yakni:

  • Turut melaksanakan ketertiban dunia
  • Ikut serta dalam menciptakan perdamaian abadi dan keadilan sosial
  • Tirut membangun tatanan dunia yang damai dan tertib
  • Meningkatkan kerjasama antar bangsa yang tujuan utamanya adalah meningkatkan keamanan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia.
  • Mengatasi berbagai macam permasalahan global, seperti kejahatan Internasional, terorisme, dan kerusakan lingkungan.

3. Landasan Politik Luar Negeri Indonesia

Politik luar negeri Indonesia memiliki dua landasan, yaitu:

Landasan Ideal

Landasan idela politik luar negeri Indonesia adalah Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus dijadikan sebagai pedoman dan pijakan dalam melaksanakan politik luar negeri.

Landasan Konstitusional

Landasan konstitusional politik luar negeri Indonesia adalah UUD 1994. Landasan yang terkandung dalam UUD 1945 sangat penting bagi pelaksanaan politik luar negeri, terutama dalam menunjang tercapainya tujuan nasional bangs. Landasan-landasan tersebut tercantum dalam pembukaan UUD 1945 maupun Batang Tubuh UUD 1945.

  • Alinea pertama pembukaan UUD 1945, berbunyi “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.
  • Alenia keempat UUD 1945, berbunyi “… dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, …”.
  • UUD 1945 Pasal 11, berbunyi “Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain”.
  • UUD 1945 Pasal 13 ayat 1, berbunyi “Presiden mengangkat duta dan konsul”.
  • UUD 1945 Pasal 13 ayat 2, berbunyi “Dalam mengangkat duta, Presiden memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)”.
  • UUD 1945 Pasal 13 ayat 3, berbunyi “Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat”.

Tujuan Politik Luar Negeri

Dengan berbagai kebijakan yang ditetapkan suatu negara terkait politik luar negerinya, negara tersebut memiliki tujuan masing-masing yang ingin dicapai. Tetapi secara umum, politik luar negeri memiliki beberapa tujuan. Yaitu:

  • Memacu pertumbuhan segala bidang di setiap negara
  • Menciptakan rasa saling mengerti antara bangsa satu dengan lainnya dalam membina dan menegakkan perdamaian
  • Menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat di dunia
  • Menjalin hubungan internsional antar negara yang bersangkutan
  • Menjalin kerjasama dalam bidang politik, ekonomi, sosial, serta budaya antar negara satu dengan negara yang lain
  • Memenuhi kebutuhan warga negaranya
  • Membuka peluang pemasaran produk dalam negeri ke luar negeri
  • Memperlancar hubungan ekonomi antar negara

Contoh Politik Luar Negeri

Kita bisa melihat bagaimana contoh politik luar negeri yang ditetapkan oleh berbagai negara, misalnya:

  • Mengupayakan perdamaian antara negara yang saling bertikai, misalnya apa yang dilakukan Indonesia pada Palestina dan Israel.
  • Memberikan dukungan untuk pasar bebas, misalnya politik luar negeri Indonesia terhadap barang-barang dari China.
  • Melakukan kegiatan anti narkoba serta penanggulangannya secara Internasional. Misanya kerjasama Indonesia dengan berbagai negara untuk memberas narkoba.
  • Upaya pemerataan kesejahteraan sosial, misalnya bagaimana negara maju membantu negara-negara berkembang.
  • Melakukan acara pertemuan antar negara
  • Turut serta mencetuskan berdirinya organisasi antar negara
  • Turut berpartisipasi mendukung zona bebas nuklir

Politik luar negari suatu negara sangat tergantung dengan apa yang dicita-citakan sebuah negara dan apa yang bisa ia berikan kepada negara lain. Karena itu, negara adikuasa biasanya memiliki pengaruh politik luar negeri yang lebih kuat dibanding negara berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.