Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli dan Secara Umum [Lengkap]

2 min read

Pengertian Kekuasaan

Kekuasaan sering diartikan ke arah negatif oleh sebagian besar orang. Beberapa pemegang kekuasaan tak segan-segan menggunakan kekuasaanya untuk kepentingan diri sendiri, golongan ataupun kelompok. Sejarah telah membuktikan betapa kekuasaan kerap membuat pemegangnya ‘lupa’.

Tetapi tak semua kekuasaan berakhir negatif atau salah. Beberapa kekuasaan mampu menggerakkan kebaikan yang dapat memberi perubahan nyata pada apa yang dikuasakan demi kepentingan banyak orang. Hal ini terjadi bila pemangkunya mengenal betul apa itu kekuasaan.

Pengertian Kekuasaan Secara Umum

Secara umum, pengertian kekuasaan adalah suatu kuasa atau kemampuan yang dimiliki seseorang/kelompok untuk mempengaruhi pihak lain sehingga mau berpikir, bertindak dan berperilaku sesuai keinginan pemegang kekuasaan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi atau mencapai tujuan pemegang kekuasaan.

Kekuasaan itu sendiri dapat diperoleh dari pengaruh pribadi, jabatan, atau pun keduanya. Kesimpulannya, kekuasaan merupakan suatu sumber yang bisa membuat seseorang memiliki hak mengajak, mempengaruhi serta meyakinkan pihak lain.

Pengertian Kekuasaan Menurut Ahli

Max Weber, salah satu ahli yang bicara soal kekuasaan

Beberapa ahli telah mendefinisikan tentang apa itu pengertian kekuasaan. Berikut beberapa diantaranya:

1. Menurut Max Weber

Max Weber mendefinisikan kekuasaan sebagai suatu kemampuan untuk melakukan apa yang diinginkan walaupun harus melawan kondisi sosial atau komunitas.

Kekuasaan menurut Weber memiliki sifat egois dalam suatu kelompok. Hal ini disebutkan pada bukunya yang berjudul Wirtschaft und Gessellshaft yang terbit tahun 1992.

2. Menurut Harold D. Laswell dan Braham Kaplan

Kekuasaan adalah suatu kemampuan dari seseorang atau kelompok orang tertentu yang bisa menentukan apa yang harus dilakukan orang/kelompok lain demi mencapai tujuan pihak pertama. Selama kelompok pertama memiliki kemampuan menggerakkan kelompok kedua, artinya ada kekuasaan disitu.

3. Menurut Barbara Goodwin

Pengertian kekuasaan adalah kemampuan seseorang untuk membuat orang lain bertindak atas kehendaknya, atau memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu yang bukan atau bertentangan dengan keinginannya.

Lebih dalam lagi, Goodwin membagi kekuasaan ini menjadi tiga point, yaitu:

  • Kekuasaan dilaksanakan dengan isyarat atau perintah yang jelas. Hal ini disebut kekuasaan manifes atau manifest power
  • Kekuasaan lain yang jarang terjadi dan tanpa adanya isyarat yang jelas. Hal ini disebut kekuasaan implisit
  • Yang perlu diperhatikan dalam sebuah kekuasaan adalah hak untuk mengadakan sanksi. Dalam pelaksanaannya, banyak upaya dalam bentuk sanksi untuk menegakkan kekuasaan, antara lain koersi, persuasi dan cara lainnya.

4. Menurut Miriam Budiardjo

Kekuasaan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang/kelompok untuk bisa mempengaruhi tingkah laku orang lain/kelompok sehingga tingkah lakunya tersebut dapat sesuai dengan tujuan orang/kelompok yang berkuasa.

5. Menurut Gibson

Pengertian kekuasaan yaitu kemampuan seseorang/kelompok orang untuk mendapatkan sesuatu sesuai dengan cara yang diinginkan atau dikehendaki.

6. Menurut M. R. Maclver

Kekuasaan yaitu kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku seseorang atau kelompok orang secara langsung dengan memberi isyarat atau perintah maupun secara tidak langsung dengan bantuan orang lain atau menggunakan alat.

Sedangkan kekuasaan wewenang yaitu suatu hak yang berdasarkan aturan sosial yang ada. Wewenang di sini berfungsi untuk menetapkan kebijakan, keputusan dan permasalahan yang penting dalam suatu kelompok masyarakat.

7. Menurut Walterd Nord

Kekuasaan yaitu kemampuan untuk mempengaruhi suatu aliran energi dan juga dana yang ada untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang sangat jelas berbeda dari tujuan lainnya.

8. Menurut Rusel

Rusel mendefinisikan pengertian kekuasaan dengan sangat sederhana. Kekuasaan bagi Rusel adalah suatu produksi dari akibat-akibat yang diinginkan.

9. Menurut Ramlan Surbakti

Kekuasaan yaitu kemampuan untuk mempengaruhi seseorang atau kelompok orang untuk bisa berpikir dan bertindak atau berperilaku sesuai dengan keinginan yang mempengaruhi.

10. Menurut Bierstedt

Kekuasaan yaitu kemampuan untuk memanfaatkan atau mempergunakan kekuatan yang ada.

11. Menurut Lewin

Kekuasaan yaitu kemampuan potensial seseorang/kelompok untuk mempengaruhi yang lainnya dalam suatu sistem yang ada. Kekuasaan ini merupakan suatu kualitas yang ada dan melekat dalam interaksi antara dua orang atau lebih. Jika dalam suatu interaksi, satu orang mempengaruhi yang lain, maka itu disebut pertukaran kekuasaan.

12. Menurut Ossip K Flechtheim

Kekuasaan sosial yaitu keseluruhan dari kemampuan, yang berasal dari hubungan-hubungan dan proses-proses sehingga menghasilkan ketaatan dari pihak lain untuk mencapai tujuan-tujuan dari pihak pemegang kekuasaan.

13. Menurut Rogers

Kekuasaan yaitu kemampuan yang dimiliki seseorang atau kelompok tertentu untuk mengubah orang atau kelompok tertentu dengan cara yang spesifik, misalnya dalam kekuasaan dan pelaksanaan kerja.

14. Menurut George R. Terry

Kekuasaan dalam kepemimpinan yaitu suatu hubungan dalam diri dan juga lingkungan dengan orang lain dan mempengaruhi orang lain untuk bekerja menyelesaikan tugasnya dengan sadar untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan.

Sedangkan kekuasaan wewenang yaitu suatu hak yang didapat dari jabatan yang sah untuk memerintah orang lain. Dalam pelaksanaannya, seseorang yang memiliki wewenang dapat mempengaruhi aktivitas maupun tingkah laku seseorang atau kelompok.

15. Menurut Ordway Tead

Kekuasaan dalam kepemimpinan yaitu kemampuan sebagai perpaduan perangai seseorang sehingga mampu mendorong orang atau pihak lain untuk menyelesaikan tugasnya.

16. Menurut Rauch & Behling

Kekuasaan dalam kepemimpinan yaitu proses mempengaruhi aktivitas atau kegiatan dalam sebuah kelompok dengan organisasi yang baik menuju arah pencapaian tujuan bersama.

17. Menurut Katz & Kahn

Kekuasaan dalam kepemimpinan yaitu peningkatan pengaruh secara perlahan pada dan berada di atas kepatuhan dalam mekanisme terhadap pengarahan tertentu secara rutin dalam organisasi.

18. Menurut Soerjono Soekanto

Kekuasaan wewenang yaitu hak yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap suatu hal.

Itulah pengertian kekuasaan menurut para Ahli. Kekuasaan adalah suatu kemampuan untuk mempengaruhi orang lain sehingga melakukan apa yang diinginkan pemegang kekuasaan. Karena itu, dalam sistem kenegaraan kekuasaan pasti dibatasi. Di Indonesia kemudian dibagi sesuai dengan teori trias politika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *