Pengertian dan Fungsi CPU Beserta Jenis-Jenis dan Komponen CPU Komputer

Percaya atau tidak, ide dasar pembuatan komputer sama seperti ide dasar penciptaan manusia. Manusia memiliki komponen tubuh, mata, wajah, darah, jantung, otak dan seterusnya untuk bisa hidup dan berjalan dengan baik. Begitu juga komputer.

Komputer memiliki wajah berupa layar, memiliki darah berupa RAM, memiliki hati berupa memori, memiliki tenaga berupa baterai dan memiliki otak berupa CPU. Topik paling menarik dari semuanya adalah otaknya atau CPU-nya. Mengapa? Sebab CPU menghubungkan satu komponen dengan komponen lainya. menghubungkan darah dengan hati, menghubungkan RAM dengan memori. Lalu apa sih sebenarnya yang disebut dengan CPU itu?

Pengertian CPU

Pengertian CPU

Saat membeli komputer, entah itu dalam laptop atau PC, tentu pertama kali kamu bertanya soal spesifikasinya. Tentu kamu mengenal kata intel i5, intel core i7, intel core i3 dan seterusnya. Spesifikasi ini mengacu pada prosesor komputer yang akan kamu beli. Itulah mengapa biasanya dilengkapi dengan kata 3,5 GHz, 3,0 GHz, 2,5 GHz. GHz adalah simbol kecepatan sebuah prosesor atau CPU.

CPU merupakan singkatan dari Central Processing Unit atau dalam wikipedia diterjemahkan sebagai Unit Pemroses Sentral. CPU adalah perangkat keras atau hardware. Ia memiliki tugas utama untuk memproses data atau perintah yang masuk di komputer.

Semua perintah yang masuk ke komputer akan masuk ke CPU untuk kemudian dihubungkan dengan perangkat lainya. Itulah mengapa CPU disebut pula sebagai Otaknya komputer. Selain memproses sebuah perintah, CPU juga mengatur jalanya sebuah program atau software yang ada di dalam komputer. CPU bertugas untuk menerima perintah serta mengelola data.

Wikipedia memberikan penjelasan terkait dengan CPU. Menurut Wikipedia, CPU atau Unit Pemroses Sentral (UPS) merujuk pada perangkat keras yang ada di dalam komputer yang melaksanakan perintah dan mengolah data dari perangkat lunak. Ia bisa disebut pula sebagai pemroses/prosesor (processor). CPU adalah bagian utama komputer.

Semua hal yang berkaitan dengan proses yang diberikan oleh user kepada komputer akan diproses oleh CPU untuk kemudian diolah, baik itu perintah yang sangat rumit ataupun perintah yang sepele. Misalnya mengolah data SPSS hingga mengetikkan huruf K di keyboard. Semuanya diolah terlebih dahulu oleh CPU. Tanpa adanya CPU, komputer tidak pernah bisa bekerja, sebagaimana manusia tanpa otak.

Komponen CPU   

Sama seperti otak manusia yang memiliki beberapa bagian dan komponen, CPU juga demikian. Untuk bisa bekerja, CPU memiliki beberapa komponen. Di dalam CPU terdapat beberapa jenis kompenen yang saling terhubung satu dengan yang lain untuk menerima perintah dan memprosesnya. Komponen tersebut terdiri dari:

1. Control Unit

Komponen CPU

Komponen CPU yang pertama ada: Control Unit atau Unit Kontrol, yaitu pusat pengendali komputer. Unit Kontrol memiliki tugas sebagai pengambil berbagai data dan perintah yang diberikan kepada komputer untuk kemudian diproses, menyelesaikan setiap instruksi yang berhubungan dengan logika dan aritmatika.

Unit Kontrol juga berfungsi mengirimkan pesan ke ALU untuk diproses, mengawasi kinerja ALU, mengatur input outpuit dan membawa hasil output ke bagian pemprosesan memori utama.

2. ALU (Arithmetic and Logical Unit)

ALU

Bagian kedua dari CPU adalah ALU atau Arithmetic and Logical Unit. Bagian ini memiliki peran untuk melakukan operasau pada aritmatika dan logika yang telah diintruksikan oleh Unit Kontrol. Tugas utama ALU adalah melakukan seluruh perhitungan matematika yang diberikan sesuai dengan instruksi program.

Selain itu, ALU juga memiliki tugas melakukan keputusan sebuah operasi progra,m berdasarkan instruksi yang diberikan program. Operasi logika yang dilakukan oleh Alu meliputi perbandingan dua operand menggunakan ketentuan operator logika tertentu, misalnya menggunakan sama dengan (=),kurang dari (<),tidak sama dengan (¹ ), lebih besar dari (>), kurang atau sama dengan (£), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).

3. Register

Register

Komponen terakhir dari CPU adalah Register. Komponen ini merupakan alat untuk penyimpanan kecil. Ia memiliki kecepatan akses yang cukup cepat berguna sebagai media menyimpan data atau intruksi yang di proses. Penyimpanan data yang dilakukan hanya bersifat sementara, yaitu hanya disimpan saat proses pengolahan terjadi. Setelah itu, penyimpanan akan hilang dengan sendirinya.

Jika diibaratkan, Register itu sama dengan ingatan dalam otak bila melakukan pengolahan data secara manual. Dengan adanya register, CPU bisa diibaratkan sebagai otak yang terdiri dari banyak ingatan-ingatan. Dari ingatan-ingatan tersebut kemudian diolah untuk membandingkan dan memperhitungkan logikanya. Perlu kamu ketahui, data yang tersimpan di memori utama atau RAM akan diambil oleh Register dan yang berada di registerlah yang akan di proses.

Cara Kerja CPU   

Cara Kerja CPU

Setelah mengetahui bagian-bagian atau komponen dari CPU, penting untuk kita ketahui bagaimana setiap bagian bekerja dan memproses data serta perintah yang masuk.

  • Begini, ketika ada data atau instruksi yang masuk ke komputer (ke prosess devices), data atau perintah tersebut akan diletakkan di RAM. Jika yang masuk berupa instruksi, maka akan dialirkan dan ditampung di Unit Kontrol dalam Program Storage. Sementara jika berupa data, maka akan ditampung di Working-Storage.
  • Selanjutnya, tergantung bagian register. Jika register telah siap menerima data atau instruksi yang masuk untuk dieksekusi, maka Unit Kontrol akan mengambil instruksi yang ada di dalam Program Storage untuk diteruskan ke Instruction Register. Untuk alamat memori yang berisikan instruksi tersebut tetap ditampung di dalam Program Counter. Sedangkan untuk data Unit Kontrol yang bersumber dari Working-storage ditampung di General-purpose register (Operand-register).
  • Selanjutnya, CPU akan mengolah berdasarkan jenis perintah yang masuk. Jika berdasar instruksi, perintah yang masuk berjenis arithmatika dan logika, maka komponen ALU akan mengambil alih operasi untuk kemudian melakukan pengerjaan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasil pengerjaanya akan ditampung di Accumulator.
  • Sementara jika hasil pengerjaan dai sebuah perintah telah selesai, maka Unit Kontrol akan mengambil hasil pengolahan dari Accumulator lalu ditampung ke Working-storage kembali. Baru jika seluruh jenis pengerjaan selesai, Unit Kontrol akan mengambil hasil pengolahan dari Working-storage dan diterukan ke Output-storage.
  • Baru setelah itu hasil pengolahan yang berada di Output-storageakan ditampilkan oleh output-devices. Hasilnya bisa kamu lihat di komputer kamu sesuai dengan perintah yang kamu berikan.

Nah untuk mempermudahnya, saya telah menyiapkan gambar yang menjelaskan alur atau cara kerja CPU. Semoga bisa membantu:

Fungsi CPU

Sebagai otak atau komponen utama sebuah komputer, jelas CPU memiliki fungsi yang sangat penting. Diantara sekian banyak fungsinya, berikut beberapa diantaranya:

1. Fetching

Fungsi CPU

Fetching atau bisa diterjemahkan sebagai proses pengambilan atau pemanggilan data di dalam komputer. Perlu kamu ketahui, di dalam perangkat komputer, data itu disimpan dalam harddisk yang terletak di CPU dengan sebuah alamat. Hal ini bertujuan untuk mempermudah CPU menseleksi data yang dibutuhkan oleh user.

Jadi ketika sebuah program dijalankan atau perintah diberikan, data yang berada di dalam CPU atau prosesor akan muncul atau merespon perintah atau instruksi tersebut. Biar tidak salah datanya, maka CPU menyimpan data berdasarkan alamat tertentu.

2. Decoding

Decoding dan Fetching

Berikutnya, CPU juga berfungsi sebagai decoding atau suatu proses penterjemah yang diberikan oleh suatu program ke dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh CPU. Jadi dalam sebuah sistem CPU, subuah program yang dijalankan harus sesuai dengan kode-kode instruksi. Jika tidak, CPU tidak akan bisa menerjemahkan perintah yang diberikan. Perintah akan diterjemahkan CPU dan kode instruksi biner.

Perlu kamu tahu, decoding prosesnya terjadi di dalam CPU. Nah semua program yang berjalan di dalam sistem komputer harus berjalan melalui proses decoding terlebih dahulu agar bisa berjalan.

3. Executing

Executing

CPU juga berfungsi sebagai executing atau peng-esksekusi. Jadi ketika suatu program komputer di jalankan, maka CPU akan melakukan kinerjanya dengan cara mengeksekusi perintah tersebut. Dalam artian, CPU akan melakukan perhitungan atau kalkulasi pada sebuah program atau perintah tersebut melalui ALU atau Arithmetical Logical Unit .

ALU merupakan komponen CPU yang berperan dan bertanggung jawab pada semua proses yang melibatkan matematika dan logika di dalam komputer. Selain membawa instruksi untuk di eksekusi oleh ALU, CPU juga melakukan eksekusi pada proses pemindahan data dari satu perangkat memori ke perangkat memori yang lainya.

4. Storing

Storing

Terakhir CPU juga berperan dan berfungsi sebagai penyimpan data atau storing. Jadi ketika seseorang menggunakan komputer, maka untuk bisa bekerja, komputer membutuhkan media penyimpan baik sementara ataupun permanen, dan inilah fungsi CPU.

Ketika data yang disimpan seseorang dibutuhka dalam waktu cepat, maka CPU akan menyimpanya secara sementara di RAM. Sementara jika data yang akan disimpan bersifat permanen, maka CPU akan menyimpanya di harddisk. Fungsi menyimpan tersebut semuanya dilakukan oleh CPU.

Jenis – Jenis CPU

Setelah mengetahui komponen dan fungsi dari CPU, mari kita mengenal jenis-jenis CPU yang beredar di pasaran. Nah di pasaran itu ada beberapa jenis CPU:

1. Intel Processor

Jenis – Jenis CPU

Prosesor intel boleh jadi masih menjadi raja prosesor saat ini. Hampir sebagian besar produk komputer menggunakan prosesor intel. Dari segi produk yang banyak beredar di pasaran, saingan utama intel adalah AMD. Nah intel bukanlah nama baru, ia telah berdiri sejak tahun 1968 yang diproduksi oleh Intel Corporation.

Perusahaan Intel Corporation berkembang dan memproduksi produknya di Amerika Serikat. Selain memproduksi prosesor, Intel Corporation juga memproduksi mikroprocessor. Beberapa produk intel yang beredar di pasaran adalah:

  • Intel Quad Core Xeon2006
  • Intel Pentium Processor
  • Intel Pentium Pro Processor
  • Intel Pentium M Processor2003
  • Intel Pentium M 735/ 745/ 7552004
  • Intel Pentium III Xeon Processor2000
  • Intel Pentium III Processor1999
  • Intel Pentium II Xeon Processor
  • Intel Pentium II Processor
  • Intel Pentium D2005
  • Intel Pentium 4 Processor2001
  • Intel Pentium 4 Extreme Edition2005
  • Intel Italium Processor2001
  • Intel Italium II Processor2002
  • Intel Core i7 800, i5 dan Xeon 34002009
  • Intel Core 2 Quad2006
  • Intel Celeron Processor1999
  • Intel 486 TM DX CPU Microprocessor
  • Intel 386 TM
  • 8086 – 8088 Microprocessor
  • 8080 Microprocessor
  • 8008 Microprocessor
  • 4004 Micro processor
  • 286 Microprocessor

2. AMD (Anvanced Micro Processor)

intel dan AMD

Inilah pesaing utama intel, Anvanced Micro Processor atau yang lebih dikenal dengan nama AMD. Sekalipun sampai saat ini pamornya masih kalah dengan intel, tetapi dibanding jenis prosesor lainya, AMD lah satu-satunya pesaing utama intel. Terutama karena sampai saat ini AMD terkenal memiliki pengembangan produk yang baik. Kantor utama AMD berada di Sunnyvale, California.

Beberapa produk AMD  processor yang beredar di pasarkan adalah:

  • AMD Phenom II X6 1100T BK dengan spec 3,3 GHz,6x 512,6 KB
  • AMD Phenom II X6 1090T BK dengan spec 3,2 GHz,6x 512,6 KB
  • AMD Phenom II X6 1075T dengan spec 3 GHz,6x 512,6 KB
  • AMD Phenom II X6 1055T dengan spec 2,8 GHz,6x 512,6 KB
  • AMD Phenom II X4 970 Black dengan spec 3,5 GHz,4x 512,6 KB
  • AMD Phenom II X4 965 Black Edition dengan spec 3,4 GHz,4x 512,6 KB
  • AMD Phenom II X4 955 Black Edition dengan spec 3.2 GHz,4x 512,6 KB
  • AMD Athlon II X2 255 dengan spec 3,2 GHz,2 x 1024 KB
  • AMD Athlon II X2 250 dengan spec 3 GHz,2 x 1024 KB
  • AMD Athlon II X2 245 dengan spec 2,9 GHz,2 x 512 KB
  • AMD Athlon II X2 240 dengan spec 2,8 GHz,2 x 1024 KB

3. ARM Processor

ARM Processor

ARM Processor yang dikembangkan oleh perusahaan yang bermarkas di Cambridge, Inggris dan telah berdiri sejak 1990 dnegan nama Advanced RISC Machines. Di bawah lisensi ARM Limited, prosesor ini terus berkembang sebagai rajanya processor pada ponsel. Jadi tidak mengherankan jika kamu banyak menemukan ponsel dengan prosesor ARM.

Beberapa jenis ARM Processor yang beredar di pasaran adalah:

  • Texas Instrument OMAP
  • Samsung Hummingbird
  • Qualcomm Snapdragon
  • Nvidia Tegra

4. Cyrix Processor

Cyrix Processor

Cyrix adalah prosesor yang berkembang untuk mikroprocessor komputer. Pertama kali produk ini hadir di tahun 1988 dengan pusat pengembangan berada di Texas. Nah untuk kualitas, Cyrix memiliki performa cukup tinggi. Beberapa produk yang beredar di pasaran adalah

  • Cyrix MII-433GP
  • Cyrix MII
  • Cyrix MediaGX
  • Cyrix FasMath
  • Cyrix 6×86 (M1)
  • Cyrix 5×86
  • Cyrix 486SLC dan Cyrix 486DLC

5. Apple Processor

Apple Processor

Berikutnya ada nama prosesor yang terkenal sangat ekslusif, siapa lagi kalau bukan Apple Computer, Inc yang kemudian lebih dikenal dengan nama Apple Inc saja.  Perusahaan multinasional ini banyak memproduksi beragam processor dimulai dari tahap perancangan, resource, dan juga penjualan produk. Pengembangan produknya dilakukan di Silicon Valley, Supertino, California. Beberapa produk yang beredar di pasaran adalah:

  • Apple CP/M
  • Apple DOS
  • Apple I
  • Apple II
  • Apple Pascal
  • Apple ProDOS
  • Apple SOS
  • Macintosh

Selain beberapa nama prosesor yang telah saya sebutkan di atas, masih ada beberapa prosesor yang beredar di pasara. Misalnya saja IBM Processor yang memproduksi, IBM 486SLC2, Pentium Pro, IBM POWER4 hingga IBM POWER7. Lalu juga ada IDT Processor yang memproduksi Winchip C6 (0.35 µm), WinChip 2B (0.25 µm), WinChip 3 (0.25 µm) dan lainya.

Dengan begini, kamu sudah mengetahui apa itu prosesor, fungsi dan komponen hingga jenis-jenisnya. Jadi bila nanti kamu beli komputer, kamu tak hanya kenal satu prosesor saja. Prosesor itu tak hanya intel saja.

Ada pertanyaan atau komentar?