Pengertian Bandwidth, Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

“Laptop saya kok lemot banget ya koneksinya?” Tanya seorang teman, “Itu bandwidth kamu aja yang dikit. Salah seorang teman menjawab. Ya, laptop yang lemot dan lola memang kerap dihubungkan dengan bandwidth, tetapi tahukah kamu apa itu bandwidth? Istilah bandwith erat kaitannya dengan besaran volume informasi per satuan unit waktu yang digunakan sebagai media transmisi. Besarnya bandwith dapat memberikan pengaruh pada kemampuan akses internet yang diberikan.

Jika bandwith berukuran besar, maka tentu saja kemampuan transmisi data semisal video, audio, gambar, dan lainnya bisa menjadi lebih tinggi jika dibandingkan bandwidth yang rendah. Biasanya satuan bandwidth ini dinyatakan dalam bentuk bps atau bit per second seperti 60 Mbps, 120 Mbps, dan lainnya. Nah dalam artikel kali ini saya akan jelaskan lebih detail mengenai pengertian bandwidth, fungsi, cara kerja, dan lainnya secara detail.

Pengertian Bandwidth

Pengertian Bandwidth

Dilihat dari penggunaan bahasa, bandwidth dapat didefinisikan sebagai lebar pita. Namun jika dijelaskan secara umum, bandwidth merujuk pada sebuah nilai konsumsi saat proses transfer data terjadi di antara perangkat client dan server dalam suatu waktu tertentu dan dihitung menggunakan satuan bps (bit per second)

Dalam dunia jaringan, bandwidth sering dihubungkan dengan data transfer rate, yang artinya jumlah data yang dibawa pada satu titik ke titik lain dalam suatu waktu tertentu, biasanya digunakan dalam satuan detik. Untuk lebih memahaminya, anggap saja jika bandwidth merupakan sebuah jalan raya dan data-data diumpakan sebagai jenis kendaraan.

Analoginya begini: jika ukuran jalan raya lebih luas, tentu akan lebih banyak memuat kendaraan dan situasi jalan juga lebih lancar. Begitu pula dengan bandwidth, jika semakin besar ukuran bandwidth, maka akan semakin besar kemampuan transmisi data yang ada di dalam jaringan tersebut.

Jenis jenis Bandwidth dalam Jaringan Komputer

Sebenarnya bandwidth sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu bandwidth analog dan bandwidth digital. Kedua jenis tersebut tentunya memiliki pengertian yang berbeda satu sama lain. Berikut ini penjelasan mengenai arti kedua bandwidth tersebut.

1. Bandwidth Analog

Jenis bandwidth ini menyatakan perbedaan mengenai frekuensi tinggi dan frekuensi rendah di dalam satuan frekuensi yang dinyatakan sebagai Hertz atau Hz, dimana memastikan seberapa banyak informasi yang ditransmisikan dalam suatu waktu tertentu. Biasanya jenis bandwidth ini sangat jarang dipergunakan di dalam dunia jaringan.

2. Bandwidth Digital

Bandwidth digital merupakan kapasitas yang mana menentukan seberapa banyak jumlah data digital yang bisa ditransmisikan, baik melalui kabel maupun nirkabel di dalam suatu waktu tertentu yang dihitung menggunakan satuan bit. Jenis bandwidth ini biasanya banyak digunakan penyedia jasa internet (ISP) yang ada di Indonesia.

Fungsi Bandwidth

Fungsi Bandwidth

Jika dilihat dari fungsi dasar, bandwidth memiliki fungsi untuk menghitung besarnya kemampuan dalam proses transmisi data yang dilakukan oleh pengguna. Namun selain fungsi utama tersebut, ada beberapa fungsi-fungsi lainnya yang dimiliki oleh bandwidth yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Media Transfer Data

Yang dimaksud fungsi bandwidth sebagai media transfer data ini menjadi fungsi utama yang hampir berlaku pada berbagai jaringan komputer. Misalnya saja, untuk membangun jaringan LAN dibutuhkan kabel fisik LAN yang fungsinya menjadi penguubung antara perangkat komputer dengan koneksi LAN. Dalam kabel LAN ini terdapat jalur yang mana memungkinkan terjadinya proses pengiriman atau transfer data dari suatu komputer ke komputer lain.

2. Pembatas Kecepatan Transfer Data

Fungsi bandwidth sebagai pembatas kecepatan data ini biasanya diterapkan administrator jaringan saat mengelola jaringan jika terdapat pengguna yang mengakses data tertentu dan membutuhkan banyak bandwidth. Fungsi ini sangat penting untuk menghindari terjadinya kecurangan oleh pengguna internet.

Misalnya saja untuk mengunduh ataupun streaming video dengan kualitas High Display (HD). Kegiatan-kegiatan ini bisa menghabiskan bandwidth dalam jumlah besar. Saat ada pengguna yang menggunakan bandwidth dalam jumlah banyak tentunya akan berpengaruh pada pengguna internet lain karena kecepatan akses internet bisa melambat.

Fungsi ini akan membantu setiap pengguna yang terhubungkan ke dalam jaringan bisa menikmati akses internet dengan kecepatan seimbang. Misalnya saja, setiap pengguna internet mendapatkan jatah yaitu bandwidth sebesar 120 Mbps. Sehingga ketika ada pengguna yang sedang streaming, tidak akan menyedot bandwidth yang melebihi dari jatah yang dauh diberikan sehingga pengguna lainnya juga tidak akan terganggu.

3. Pembatas Volume Data

Fungsi ini mungkin menjadi fungsi bandwidth yang paling banyak dirasakan, bandwidth berfungsi untuk membatasi jumlah data yang bisa ditransferkan dalam suatu waktu tertentu. Misalnya saja, kapasitas 2 GB untuk satu bulan. Dengan begitu, kapasitas 2 GB ini tidak berpengaruh pada jumlah perangkat yang mengakses meupun kecepatan akses internet, namun pada jumlah maksimal data yang bisa diakses tidak dapat melebihi dari 2 GB.

Cara Kerja Bandwidth

Lantas bagaimana cara kerja bandwidth? Bandwidth merupakan komponen yang cukup penting di dalam jaringan karena berbagai aktivitas yang ada seperti penerimaan maupun pengiriman data membutuhkan kerja dari bandwidth. Cara kerja dari bandwidth sendiit tidak begitu jauh dari 3 fungsi yang sudah disebutkan sebelumnya.

Saat pengguna terhubung ke dalam suatu jaringan, maka bandwidth bekerja sesuai fungsi-fungsi tersebut. Namun yang perlu anda ingat adalah bandwidth bukanlah satu-satunya faktor yang dapat mempengaruhi kinerja di dalam suatu jaringan. Ada beberapa faktor-faktor lainnya seperti latency, packet loss, dan lainnya.

Jika anda terhubung ke dalam sebuah jaringan, biasanya akan terdapat batasan volume akses. Untuk itu lah pengguna perlu menghemat penggunaan bandwidth sehingga kapasitas data yang akan diakses juga semakin banyak. Semakin besar bandwidth yang tersedia, maka semakin besar juga kapasitas data yang dapat ditransfer.

Nah sampai disini seharusnya sudah bisa kamu pahami soal apa itu pengertian bandwidth, fungsi hingga cara kerjanya. Jika masih ada yang belum paham, silakan tulis dalam kolom komentar.

Cara Mengaktifkan Virtualization Technology di BIOS (Lengkap)

Komputer memang teknologi yang keren dan luar biasa hebatnya. Saking kerennya, ada banyak teknologi di dalamnya yang ternyata tak semua pemilik sadari. Salah satunya...
litalia
2 min read

Cara Mengatur Ukuran Kertas pada Printer dan MS Word

Untuk mendapatkan sebuah cetakan sesuai keinginan, maka hal yang musti kamu lakukan yakni terlebih dahulu melakukan pengaturan kertas pada printer dan Microsoft Word sesuai...
litalia
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *