PENCEMARAN LINGKUNGAN : Pengertian & Penyebabnya (Tanah, Air, Udara)

11 min read

Pengertian pencemaran lingkungan

Pencemaran Lingkungan – Demi menjaga kelangsungan hidup manusia dan keseimbangan alam, lingkungan perlu kita jaga. Lingkungan adalah segala apa yang ada di sekitar kita, baik itu biotik maupun abiotik. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran, bisa menyebabkan kehidupan terganggu. Sayangnya, itulah yang terjadi saat ini.

Saat ini pencemaran lingkungan semakin tak terkendali. Revolusi industri adalah salah satu penyebab utamanya. Pencemaran lingkungan bisa terjadi bila ada zat, makhluk hidup atau energi lain mengganggu kelestarian lingkungan. Pencemaran bisa pula diartikan sebagai perubahan komposisi yang terjadi pada media yang dicemari sehingga menyebabkan penurunan kualitas media.

pencemaran lingkungan

Pengertian Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan bukanlah peristiwa tunggal yang hanya diakibatkan oleh satu sebab. Untuk lebih jelas melihat apa itu pencemaran lingkungan, berikut beberapa pengertian pencemaran lingkungan:

  1. Dalam Undang-Undang No. 4 Tahun 1982 yang mengatur tentang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup telah disebutkan bahwa pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya zat energi, makhluk hidup, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam yang menyebabkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat
  2. Menurut Kemp (1998:129), pencemaran lingkungan hidup adalah kontaminasi komponen fisik beserta komponen biologis dari sistem bumi atau atmosfer yang membuat proses lingkungan jadi terganggu.
  3. Menurut Santos (1990:44), pencemaran lingkungan adalah pemanfaatan sumber daya alam yang tidak dapat terurai. Jadi setiap penggunaan sumber daya alam besar-besaran yang melebihi kapasitas alam dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.
  4. Menurut kamus Britannica, pengertian pencemaran lingkungan adalah penambahan zat atau bentuk energi terhadap lingkungan di tingkat yang lebih cepat sehingga menyebabkan alam tidak mampu menguraikannya.
  5. Menurut Wikipedia pencemaran lingkungan adalah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, energi, zat, atau komponen lain ke dalam air atau udara sehingga menyebabkan berubahnya tatanan lingkungan.

Dapat disimpulkan bahwa pencemaran lingkungan adalah masuknya kontaminan yang dapat mengganggu lingkungan sehingga menyebabkan kerugian pada manusia atau makhluk hidup lain. Kontaminan bisa berupa zat kimia atau energi.

Peristiwa pencemaran lingkungan disebut polusi, dan zat atau bahan yang mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat zat bisa disebut sebagai polutan adalah bila keberadaannya dapat menimbulkan kerugian terhadap makhluk hidup. Misalnya saja karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara sangat bermanfaat untuk tumbuhan, tetapi bila kadar karbon dioksida lebih dari 0,033% dapat menimbulkan efek merusak.

Suatu zat disebut polutan bila:

  • Jumlahnya melebihi jumlah normal.
  • Berada pada tempat yang tidak tepat
  • Berada pada waktu yang tidak tepat

Macam-Macam Pencemaran Lingkungan

macam-macam pencemaran lingkungan

Macam-macam pencemaran lingkungan bisa dibedakan dalam beberapa kategori. Bisa dibedakan berdasarkan tempat terjadinya, berdasarkan bahan pencemar atau polutannya, dan berdasarkan tingkat pencemaranya.

Pencemaran lingkungan berdasarkan tempatnya, dibedakan menjadi:

  • Pencemaran air
  • Pencemaran tanah
  • Pencemaran udara

Pencemaran lingkungan berdasarkan bahan pencemar atau polutan, dibedakan menjadi:

  • Pencemaran suara
  • Pencemaran kimia
  • Pencemaran biologi
  • Pencemaran fisik

Pencemaran lingkungan berdasarkan tingkat pencemaran, dibedakan menjadi:

  • Pencemaran akut
  • Pencemaran kronis
  • Pencemaran ringan

Nah yang akan kita bahas dalam artikel kali ini adalah pencemaran lingkungan berdasarkan tempat terjadinya pencemaran.

pencemaran udara

Pencemaran Udara

Pengertian pencemaran udara atau polusi udara adalah suatu kondisi dimana terdapat substansi biologi, kimia atau fisik di atmosfer (lapisan udara bumi) yang jumlahnya  melebihi batas sehingga membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia ataupun mahluk hidup lainnya.

Jika kondisi ini dibiarkan secara terus menerus, maka tidak hanya mengganggu kehidupan manusia melainkan juga pada alam secara keseluruhan. Penyebabnya misal dikarenakan kondisi alami, namun sebagian besar penyebab pencemaran udara terjadi karena campur tangan manusia.

Sumber Pencemaran Udara

Secara garis besar, sumber pencemaran udara dibedakan menjadi sumber pencemar primer dan sumber pencemar sekunder.

  • Dikatakan sebagai sumber pencemar primer pada udara adalah bila sumber tersebut langsung mencemari udara yang ada. Contoh sumber pencemar primer yang paling umum adalah proses pembakaran limbah yang tidak ramah lingkungan.
  • Dikatakan sebagai sumber pencemar sekunder pada udara adalah bila sumber pencemar tersebut berasal dari turunan pencemar primer yang sudah ada di dalam atmosfer. Contoh pencemar sekunder pada udara adalah pembentukan ozon karena smog fotokimia.

Baik sumber pencemar primer maupun sumber pencemar sekunder pada udara bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Berikut beberapa hal yang jadi penyebab pencemaran udara:

  1. Aktivitas manusia, seperti transportasi, gas buang dari pabrik terutama yang mengandung CFC, pembangit listrik, alat pembakaran seperti kompor, tungku, frunance dan lainnya.
  2. Sumber alami, seperti letusan gunung berapi, terjadinya kebakaran hutan, rawa-rawa, denitrifikasi dan volatile organic yang dihasilkan dari tumbuhan.
  3. Sumber lain, seperti kebocoran tangki gas, pertambahan alat transportasi, uap pelarut organic dan juga gas metana dari TPS (Tempat Pembuangan Sampah)

Dampak Pencemaran Udara

contoh pencemaran lingkungan

Setiap pencemaran lingkungan pada akhirnya akan berbahaya pada kehidupan, termasuk juga pada manusia. Pencemaran udara bisa berdampak pada:

1. Dampak pada kesehatan

Polutan yang mencemari udara dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui oksigen yang dihirup oleh salurah pernafasan. Semakin kecil partikel polutan yang terhirup, semakin berbahaya untuk kesehatan manusia.

Partikel polutan kecil kemungkinan hanya masuk sampai pada bagian pernafasan atas sedangkan partikel polutan yang berukuran kecil bisa masuk ke bagian semakin dalam. Karena terhirup ke sistem pernafasan maka akan masuk ke dalam peredaran darah dan akan terdistribusi ke seluruh bagian tubuh.

Jenis penyakit yang umumnya diakibatkan oleh pencemaran udara adalah penyakit ISPA (Infeksi saluran pernafasan akut), bronchitis, asma, paru-paru basah, dan penyakit lainnya.

2. Dampak pada tanaman

Dampak pencemaran udara juga bisa terkena tanaman. Tanaman pada daerah yang mengalami pencemaran udara bisa mengalami mutasi gen. Tumbuhan bisa tumbuh tidak efektif, mudah terkena penyakit dan pertumbuhanya terganggu.

Beberapa jenis tumbuhan yang terkena dampak pencemaran udara misalnya bintik hitam, nekrosis, dan klorosis.

3. Hujan asam

Hujan asam atau acid rain merupakan salah satu dampak pencemaran lingkungan, dimana kondisi air hujan yang biasanya memiliki ph air stabil mengalami penurunan. Hujan asan ini memiliki dampak:

  • Berubahanya kualitas air hujan dan menyebabkan terjadinya kontaminasi air yang ada di permukaan bumi
  • Merusak tanaman sebab kondisi air hujan jadi sangat asam
  • Melarutkan logam berat yang ada di dalam tanah yang bisa sangat berbahaya.
  • Merusak bangunan terutama yang terbuat dari besi, tembaga, alumunium karena memiliki sifat yang korosif.

4. Efek rumah kaca

Dampak pencemaran udara juga bisa menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. Efek rumah kaca terjadi bila jumlah CO2, ozon, metana, CFC, dan N2O yang terlalu banyak di lapisan atmosfer troposfer.

Lapisan troposfer adalah lapisan yang berfungsi menyerap sinar ultarvolet dan memantulkan sinar kembali dari bumi. Akibatnya jika lapisan ini rusa, maka panas matahari akan terperangkap di dalam bumi lalu terjadilah pemanasan global.

Efek rumah kaca bisa berakibat:

  • Terjadinya peningkatan suhu rata-rata di dalam bumi
  • Adanya perubahan iklim global
  • Terjadinya pencairan es di daerah kutub selatan dan kutup utara
  • Siklus kehidupan flora dan fauna mengalami perubahan

5. Kerusakan lapisan ozon

Pencemaran udara juga bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan pada lapisan ozon. Tepatnya pada lapisan stratosfer. Lapisan stratosfer menjadi  pelindung alami di bumi. Lapisan ini akan menyaring sinar ultraviolet yang berbahaya bagi tubuh. Jika lapisan ini rusak, maka kondisi bumi jadi lebih panas dan menyebabkan terancamnya kehidupan di bumi.

Cara Mengatasi dan Menanggulangi Pencemaran Udara

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi dan mengatasi pencemaran udara, berikut beberapa diantaranya:

  • Pendidikan cinta alam dan lingkungan, semua orang yang hidup di bumi harus punya kesadaran tentang pentingnya cinta pada alam dan lingkungan.
  • Penguatan hukum dan peraturan.
  • Pengawasan perusahaan industri
  • Pengurangan bahan penghasil polutan
  • Penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan
  • Penghijauan lahan bisa menjadi cara tepat mengatasi pencemaran udara.

Pencemaran Air

pencemaran lingkungan air

Pengertian pencemaran air adalah masuknya kontaminan yang bercampur dengan air sehingga berakibat menurunya kualitas air. Kontaminan tersebut bisa berupa nunsur, energi, atau zat lainnya. Pencemaran air bisa terjadi di air laut, air tanah, air sungai, dan air danau.

Menurut UU No. 3 Tahun 1997, Pencemaran air adalah menurunnya kualitas air akibat masuknya makhluk hidup, zat, energi ke dalam air akibat aktifitas manusia. Penyebab pencemaran air bisa berasal dari sesuatu yang disengaja atau aktifitas manusia. Misalnya membuang sampah di sungai atau laut.

Sumber Pencemaran Air

Air yang tercemar bisa dinilai dari beberapa parameter, misalnya parameter fisika seperti warna air, bau, rasa, dan kekeruhan; Parameter Kimia misalnya pH, zat organik dan jumlah logam berat dalam air; Parameter Bakteriologi misalnya jumlah coliform, puristik, dan patogenik yang ada di air; Parameter Suhu dan lainya.

Sumber pencemaran air bisa berasal dari ativitas yang disengaja ataupun tidak. Berikut beberapa diantaranya:

  • Limbah rumah tangga seperti air sabun, air bekas cucian, dan sampah yang tidak dibuang pada tempatnya.
  • Limbah industri yang langsung dibuang ke sungai. Jika dibiarkan terus menerus bisa menyebabkan pencemaran air di sungai.
  • Limbah Pertanian yang berasal dari pupuk kimia dan pestisida dapat menyebabkan pencemaran air tanah.
  • Misalnya tempat pemotongan hewan yang langsung membuang bekas penyembelihan hewan tersebut ke sungai.
  • Limbah kendaraan yang beroli juga dapat mencemari air.
  • Penggundulan hutan juga dapat mencemari air tanah.
  • Pertambangan yang bisa memicu terjadinya penurunan jumlah air bersih.
  • Bahan peledak untuk menangkap ikan yang dapat mencemari air laut.
  • Tumpahan minyak di laut

Dampak Pencemaran Air

Dampak pencemaran lingkungan air

Sama seperti pencemaran udara, dampak pencemaran air juga sangat besar pada kehidupan. Jika dibiarkan, dampaknya bisa sampai merusak ekosistem perairan dan menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem air. Pada akhirnya juga akan berakibat pada kehidupan manusia.

1. Meledaknya hama

Dampak pencemaran air bisa mengakibatkan banyaknya hama. Hal ini terjadi lantaran pencemaran air bisa mengakibatkan putusnya rantai makanan dan ekosistem. Misalnya penggunaan pestisida yang berlebihan menyebabkan predator mati. efeknya jumlah hama jadi meningkat pesat.

2. Punahnya spesies

Air menjadi tempat banyak spesies makhluk hidup, misalnya saja spesies ikan dan biota lain. Tempat hidup yang tercemar bisa mengakibatkan banyak spesies yang mati bahkan sampai punah. Selain bisa menyebabkan menurunya jumlah keanekaragaman makhluk hidup, bisa pula mengganggu kelangsungan alam.

3. Keseimbangan ekosistem terganggu

Jika banyak spesies yang hidup di dalam air terganggu hingga banyak yang mati dan punah, maka dampaknya akan dirasakan juga oleh makhluk hidup lain. Akibatnya ekosistem akan terganggu.

4. Berkurangnya kesuburan tanah

Kesuburan tanah juga bisa terganggu karena dampak pencemaran air. Hal ini terjadi lantaran tanah dan air sangat berhubungan dengan erat.

5. Terjadinya perubahan pH air

Dampak pencemaran air juga bisa mengakibatkan perubahan pH air. PH air di bawah 4, bisa menyebabkan air mati. sebagian besar tumbuhan air tidak toleran terhadap kondisi air dengan pH asam.

Bila pH air antara 6-6,5 dapat menyebabkan keanekaragaman plankton dan bentos menurun. Pada pH 5,5 – 6 terjadi penurunan yang lebih jelas pada plankton dan bentos. Pada pH 5 – 5,5 jumlah penurunan semakin kentara. Pada pH 5 – 5,5 dampak pencemaran air juga bisa menyebabkan banyak jumlah alga hijau jadi terganggu.

6. Munculnya banyak penyakit

Pencemaran lingkungan air tidak hanya berdampak pada kehidupan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Melainkan juga berdampak pada kesehatan manusia. Jika air tercemar, maka air akan sarana untuk membawa penyakit. Air bisa menjadi karena media tempat hidup mikroorganisme patogen, misalnya saja nyamuk.

7. Berkurangnya nilai estetika alam

Dampak pencemaran air juga berpengaruh pada nilai estetika alam, khusunya lingkungan air. Jika air tercemar, maka akan terjadi perubahan pada air. Baik itu perubahan kimia, fisikan atau biologinya.

Cara Menanggulangi Pencemaran Air

Lebih baik mencegah dari pada  mengobati. Lebih baik menanggulangi pencemaran air ketimbang membiarkannya sampai rusak. Beberapa cara yang bisa kita gunakan untuk mencegah pencemarah air misalnya:

  1. Pabrik industri yang sekiranya memiliki limbah industri sebaiknya di tempatkan di area yang jauh dari pemukiman penduduk. Hal ini bisa sebagai upaya mencegah pencemaran lingkungan baik pencemaran air, udara ataupun darat.
  2. Selain itu, pabrik yang memiliki limbah industri harus memiliki sistem pengelolaan limbah yang baik. Aturan hukum harus jelas dan pelaku yang mengabaikan aturan harus ditindak tegas.
  3. Melakukan pengawasan zat kimia dan pestisida, terutama pada sekala besar.
  4. Mengurangi penggunakan pestisida pada bidang pertanian dan perkebunan. Kalaupun menggunakan, gunakan secara wajar dan bijaksana.
  5. Demi menjaga keseimbangan air, sebaiknya penggundulan hutan dihindari. Lakukan program reboisasi demi keseimbangan yang lebih baik. Pohon mampu mengikat air tanah sehingga menjaga keseimbangan air di dalam tanah.
  6. Membuang sampah pada tempatnya. Sambah yang dibuang disembarang tempat menjadi sumber utama pencemaran air. Jika dibuang di sungai menjadi pencemaran air sungai, di laut pencemaran air laut dan sebagainya.

Cara menanggulangi pencemaran air bisa kita mulai dari diri sendiri. Terutama membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Lebih baik pula bila memisahkan antara sampah organik dan anorganik serta melakukan daur ulang sampah.

pencemaran lingkungan tanah

Pencemaran Tanah

Sejalan apa itu pencemaran lingkungan, maka pencemaran tanah adalah masuknya kontaminan ke dalam lapisan tanah sehingga mengubah struktur dan lingkungan yang ada di tanah. Penyebab terjadinya pencemaran tanah ini ada beragam, bisa diakibatkan oleh manusia, bisa pula diakibatkan oleh alam.

Jika suatu zat berbahaya mencemari permukaan tanah, maka zat tersebut bisa masuk ke dalam tanah. Zat bisa mengalami penguapan yang kemudian tersapu air hujan dan masuk ke dalam tanah. Pencemaran ini kemudaian akan mengendap di dalam tanah sebagai zat beracun. Dampaknya bisa langsung kepada manusia bila bersentuhan dengan tanah yang tercemar.

Penyebab Pencemaran Tanah

Sebagian besar penyebab pencemaran tanah diakibatkan oleh kebocoran bahan kimia baik dalam skala kecil ataupun sekala besar yang dilakukan secara sengaja ataupun tidak. Penggunaan pestisida juga bisa mengakibatkan pencemaran tanah. Lebih lengkapnya, berikut penyebab terjadinya pencemaran tanah:

  1. Limbah Padat – merupakan limbah buangan hasil industri yang berbentuk padatan, bubur, atau lumpur. Misalnya limbah dari pabrik kertas, gula, rayon, pulp, ikan, daging, pengawet buah, plywood dan lainnya.
  2. Limbah Cair – merupakan limbah buangan hasil pabrik industri yang berbentuk cair. Contohnya pengolahan limbah industri kimia dan logam.
  3. Limbah anorganik – merupakan jenis limbah yang tidak mampu terurau oleh mikroorganisme lainnya seperti jamur dan bakteri. Contoh limbang onorganik limbah kaleng bekas, kantong plastik, bekas botol air mineral, botol minuman, dan lainnya.
  4. Limbah organic – merupakan jenis limbah yang lebih ramah bila dibanding dengan limbah anorganik da dapat terurai. Hanya saja bila jumlahnya terlalu banyak, maka membutuhkan waktu terurai yang lama dan berakibat terjadinya pencemaran tanah. Contoh limbah anorganik tinja atau feses, cat, oli, sampah rumah tangga dan lainya.
  5. Limbah industri – merupakan semua jenis limbah yang berasal dari limbah industri, baik berskala kecil maupun besar. Limbah jenis ini juga bisa berasal dari dunia usaha hotel, pasar, perdagangan, rumah makan, tempat wisata, instansi pemerintah dan lainnya.
  6. Limbah pertanian – merupakan jenis limbah yang berasal dari kegiatan pertanian. Misalnya saja penggunaan pupuk atau pestisida yang berlebihan hingga menyebabkan tanah menjadi tercemar.

Dampak Pencemaran Tanah

dampak pencemaran lingkungan tanah

Pencemaran lingkungan sangat berdampak pada kehidupan. Begitu juga dengan pencemaran tanah. Ada beberapa dampak pencemaran tanah yang sangat mungkin terjadi:

1. Dampak pada kesehatan

Kecil besarnya dampak pencemaran tanah pada kesehatan sangat bergantung pada jenis polutan dan seberapa banyak dan sering polutan tersebut terpapar ke dalam tubuh. Makin sering dan banyak polutan penyebab terjadinya pencemaran tanah masuk ke dalam tubuh semakin besar dampaknya pada kesehatan.

Beberapa jenis polutan dan akibat pada kesehatan yang ditimbulkanya adalah sebagai berikut:

  • Kromium merupakan bahan kimia yang digunakan pada berbagai pestisida dan herbisida. Bahan ini bisa mengakibatkan dampak karsinogenik mada semua mahkluk hidup. Bukan hanya manusia saja. Karsinogenik adalah penyebab utama kanker.
  • Zat timbale merupakan zat yang sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan peningkatan resiko terkena berbagai penyakit berbahaya seperti ginjal dan kerusakan otak.
  • Benzene bisa mengakibatkan penyakit leukemia atau kanker darah.
  • Merkuri, bisa mengakibatkan berbagai gangguan pada organ ginjal dan juga bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit berbahaya lainya.
  • Sikoldenia, bahan ini bisa memicu timbulnya infeksi dan juga gangguan pada fungsi organ hati
  • Karmabat bisa menyebabkan gangguan pada saraf otot yang kemudian menyebabkan tubuh kesulitan bergerak.
  • Klorin, bisa mengakibatkan terganggungnya fungsi organ hati dan ginjal,. Bisa pula menyebabkan gangguan saraf pusat di dalam otak.

Dampak pencemaran tanah pada kesehatan juga bisa mengakibatkan gangguan pada penglihatan, ruam pada kulit, pusing, lelah, pendengaran, letih, dan gejala penyakit lainnya.

2. Dampak pada ekosistem

Pencemaran tanah juga berdampak pada kelangsungan ekosistem. Hal ini terjadi lantaran tanah adalah tempat hidup sebagian besar ekosistem di dunia ini. Sayangnya tanah yang tercemar menjadi sangat sensitif dan mudah mengalami perubahan.

Perubahan yang terjadi pada tanah bisa mengakibatkan perubahan metabolisme makhluk hidup yang ada di tanah.  Kondisi semacam ini bisa menyebabkan putusnya rantai makanan.

Misalnya saja, tanah yang menjadi tempat hidup cacing tercemar. Kemudian caci terkena dampak pencemaran tanah, cacing di makan oleh burung dan mengakibatkan burung mati.

Selain itu tanah yang tercemar juga mengakibatkan adanya zat kimia masuk ke dalam air tanah. Lama kelamaan akan membuat berbagai jenis tumbuhan sulit tumbuh di tanah tersebut. Pada akhirnya kesuburan tanah akan terganggu.

3. Dampak pada pertanian

Perubahan metabolisme yang terjadi pada tanah akibat pencemaran tanah pada akhirnya akan terlihat dengan jelas. Pada pertanian, kita bisa lihat dengan adanya penurunan hasil pertanian.

Hal ini terjadi lantaran tumbuhan tidak bisa tumbuh secara optimah di atasn tanah. Jangka panjangnya, kerusakan tanah akibat pencemaran bisa mengakibatkan tanah tercemar secara permanen hingga akhirnya tanah tidak bisa digunakan lagi sebagai lahan pertanian.

Penanganan Pencemaran Tanah

Jika tanah telah tercemar, satu-satunya hal yang harus kita lakukan adalah melakukan penanganan. Penanganan pada tanah yang tercemar bertujuan untuk mengembalikan fungsi tanah dan membuatnya sehat kembali. Setidaknya ada dua cara yang bisa kita gunakan:

1. Remidiasi

Remidiasi adalah tindakan membersihkan tanah yang tercemar. Cara ini bisa dilakukan metode in-situ dan ex-situ. Remidiasi in-situ dilakukan dengan cara membersihkan lahan baru kemudian dilakukan injeksi dan bioremidiasi. Cara ini biasanya dipilih karena biayanya murah dna jangka waktu penaganannya tidak terlalu lama.

Remidiasi ex-situ dilakukan dengan jalan menggali tanah yang pencemaran baru kemudian dipindahkan ke daerah lain untuk diamankan. Biasanya tanah dipindahkan ke dalam  tangki atau bunker khusus. Lalu tanah diberikan berbagai pengobatan untuk menghilangkan bahan pencemar. Jika tanah sudah kembali bersih, tanah akan dikembalikan ke tempat asal.

Cara ini jarang dilakukan karena membutuhkan biaya yang mahal dan waktu yang lam. Prosesnya juga sangat rumit.

2. Bioremidiasi

Bioremidiasi adalah cara penanganan tanah yang tercemar dilakukan dengan menggunakan komponen organisme atau biologi untuk mengobati tanah. Caranya adalah dengan meletakkan beberapa mikroorganisme khusus di dalam tanah yang tercemar sehingga mampu mengurai berbagai zat pencemar di dalam tanah. Oraganisme yang klerap dipakai misalnya jamur dan bakteri. Cara ini membutuhkan waktu yang lama karena dilakukan secara alami.

Pencegahan Pencemaran Tanah

Penanganan dilakukan bila tanah sudah tercemar dan itu biasanya akan membutuhkan waktu yang lama dengan biaya yang tak sedikit. Lebih baik dilakukan pencegahan agar tidak terjadi pencemaran tanah. Tindakan pencegahan pencemaran tanah dilakukan sesuai dengan jenis dan kadar polutan.

  1. Membedakan mana sampah organik dan mana sampah anorganik. Sampah organik bisa langsung dibuang karena bisa diurai oleh mikoorganisme pengurai yang mampu menguraikan jenis sampah ini serta beberapa jenis sampah organic secara alami. Sampah organik juga bisa digunakan sebagai pupuk. Sedangn untuk sampah anorganik, bisa dibakar sampai benar-benar habis. Jenis sampah ini sangat sulit terurai dan bisa mencemari tanah.
  2. Segala jenis limbah, entah itu limbah cair ataupun limbah padat sebaiknya dilakukan pengolahan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar kimia di dalamnya agar aman bagi tanah.
  3. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida sebagainya digunakan sesuai dengan kadar semestinya. Jangan berlebihan. Jika berlebihan bisa menyebabkan pencemaran tanah pertanian hingga ke level yang buruk.
  4. Deterjen bekas mencuci sebaiknya tidak dibuang sembarangan. Lebih baik dibuatkan tempat pembuangan yang aman.
  5. Memberikan edukasi pada semua pihak sejak sedini mungkin soal pentingnya menjaga kelestarian lingkungan khususnya tanah. Sehingga mereka tahu soal bahaya pencemaran tanah.
  6. Tidak membuang sampah sembarangan.
  7. Membuat peraturan ketat dengan hukuman berat dan dengan yang sesuai untuk para pelaku bisnis industri yang mengabaikan lingkungan.

Penanggulangan Pencemaran Lingkungan

Pencegahan pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan adalah bahaya sampai dengan saat ini mengintai dan menjadi isu global. Diperlukan penanggulagan pencemaran lingkungan yang tepat untuk mengendalikanya agar tidak begitu parah:

  1. Penanggulangan secara administratif. Pemerintah bisa membuat aturan-aturan tepat untuk mengatur masalah pencemaran lingkungan. Misalnya aturan soal produk pabrik yang dapat mencemari lingkungan, indutri uni pengelola limbah, Pembuangan sampah pabrik, analisis mengenai dampak lingkungan (AM-DAL), dan buku mutu lingkungan.
  2. Penanggulangan secara teknologis, dilakuakn dengan menggunakan peralatan untuk mengolah sampah atau limbah.
  3. Penanggulangan secara Edukatif, misalnya melalui jalur mata palajaran pendidikan lingkungan hidup.

Bagaimanapun kita hidup di alam, satu-satunya planet yang bisa kita tempati sampai dengan saat ini. Kalau bukan kita yang menjaganya, lantas makhluk mana lagi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *