Kosakata Bahasa Sunda Sehari-Hari dan Artinya Lengkap

10 min read

Bahasa sunda merupakan bahasa yang cukup populer di Indonesia. Selain karena ia berasal dari salah satu suku yang cukup besar di tanah air, bahasa sunda juga menarik dari segi lugot dan cara pengucapanya.

Seringkali seseorang tersenyum karena mendengar pengucapan bahasa sunda. Karena itu tak salah bila banyak pelawak tanah air datang dari sunda. Seringkali pula bahasa sunda digunakan sebagai bahan candaan atau lawakan seperti yang dilakukan oleh artis-artis indonesia. Sebut saja Kang Sule, Teh Fitri Tropica, Rafi Ahmad, dan lain sebagainya.

Kosakata bahasa sunda

Kosakata Bahasa Sunda

Bahasa sunda mirip seperti bahasa Jawa. Kosa katanya ada banyak sekali. Dalam satu kata ada beberapa macam artinya. Misalnya kata makan, yang punya banyak sekali arti.

Penggunaanya juga demikian. Ada yang halus atau lembut, loma atau biasa dan kasar. Sama seperti yang ada di bahasa Jawa. Masing-masing tingkatan digunakan sesuai dengan siapa yang kita ajak bicara.

Mungkin kamu yang membaca artikel kosakata bahasa sunda sehari hari memiliki beragam alasan mengapa ingin melajar bahasa sunda. Bisa jadi karena kamu ingin menyesuaikan dengan lingkungan kerja baru kamu, teman-teman kamu dan lain sebagainya.

Bisa pula karena kamu kuliah di jawa barat, travelling, naik gunung, atau karena kamu bergaul dengan orang sunda atau bahkan sedang pedekate dengan calon mertua.

Yang terpenting ketika kamu belajar kosakata bahasa sunda, pahami juga bagaimana cara pengucapanya. Lalu pelajari juga tingkatan penggunaan kosakata dalam bahasa sunda.

Warna dalam bahasa sunda

Kosakata Nama Warna dalam Bahasa Sunda

No Nama Warna Bahasa Sunda
1. Putih Bodas
2. Hijau Hejo
3. Hitam Hideung
4. Kuning Koneng
5. Merah Beureum
6. Biru Biru
7. Ungu Bungur, Gandaria
8. Merah muda (Pink) Kayas
9. abu-abu Kulawu
10. Coklat Kopi / Coklat

Beberapa kosakata warna dalam bahasa sunda masih sama dengan kosakata warna dalam bahasa Indonesia. Misalnya warna biru dan coklat.

Selain warna dasar sebagai mana yang disebutkan dalam tabel di atas, ada pula gradasi warna. Kosakatanya bisa didapat dengan menggabungkanya dengan posposisi, preposisi atau modalitas. Misalnya:

  • Tua = kolot. Misalnya beureum kolot (merah tua), Hejo kolot (Hijau tua).
  • Muda = ngora. Misalnya hejo ngora (hijau muda), kecuali untuk hitam tidak ada hideung ngora (hitam muda).
  • Agak = Saulas. Misalnya beureum saulas (agak merah)
  • Sangat = Pisan. Misalnya hideung pisan (sangat hitam)
  • Sangat = Naker (bodas naker) sangat putih)
  • Agak = Rada. Misalnya rada hejo (agak hijau)
  • Harus = Kudu. Misalnya kudu koneng (harus kuning)
  • Tidak = Henteu. Misalnya henteu hideung (tidak hitam)
  • Agak lebih = Rada leuwih. Misalnya rada leuwih bodas (agak lebih putih)

Dan lain-lain.

Kosakata warna dalam bahasa sunda juga bisa dikombinasikan dengan lingkungan alam sekitar. Misalnya:

  • beureum cabe
  • beureum ati
  • gedang asak
  • koneng enay
  • hejo pucuk daun
  • hejo lukut
  • hejo ngagedod
  • pulas haseup
  • candra mawat
  • bulu hiris
  • bulu oa : dawuk, hawuk, kulawu, pulas lebu

dan lainya.

kosa kata anggota keluarga dalam bahasa sunda

Kosakata Anggota Keluarga Dalam Bahasa Sunda

Dalam bahasa sunda, anggota keluarga memiliki penyebutan masing-masing seperti dalam tabel di bawah ini:

No Kosakata Artinya
1. Salaki Suami
2. Pamajikan Istri
3. Anak Anak
4. Incu Cucu
5. Buyut Cicit
6. Bao Sebutan untuk keturunan setelah cicit
7. Bapa Bapak atau ayah
8. Indung Ibu
9. Aki Kakek
10. Nini Nenek
11. Uyut Orang tua kakek/nenek
12. Bao Orang tua Uyut
13. Jangawareng Orang tua Bao
14. Udeg-Udeg Orang tua jangawareng
15. Kakait siwur Orang tua udeg-udeg
16. Adi Adek
17. Lanceuk Kakak
18. Amang/Emang Paman
19. Bibi Bibi
20. Uwa Paman
21. Alo Keponakan
22. Suan Anak dari adik kandung
23. Kapi lanceuk Kakak sepupu
24. Kapi Adi Adik Sepupu
25. Adi beuteung Adik ipar
26. Lanceuk Beuteung Kakak Ipar
27. Mitoha Mertua
28. Minantu Menantu
29. Baraya Kerabat
30. Dulur Pet Ku Hinis Saudara kandung
31. Ujang (jang) Panggilan anak laki-laki
32. Aa panggilan kaka laki-laki
33. Eneng (neng) pangilan anak perempuan
34. Teteh pangilan kakak perempuan
35. Ema panggilan untuk ibu
36. Bapak, Amabu, Rama panggilan untuk ayah
37. Mamang panggilan untuk adik laki-laki dari ibu atau ayah

Kosakata keluarga dalam bahasa sunda di atas ada yang sangat biasa kita dengar dalam berbagai acara sinetron di tanah air. Misalnya dalam sinetron Preman Pensiun, Anak Langit dan lain sebagainya. Contoh kosakata keluarga dalam kalimat misalnya:

  • Ujang bade kamana? (Kamu anak laki-laki mau kemana?)
  • Eneng tong sakantenan nyandak baskom anu kakantun artinya kamu anak perempuan sekalian bawa baskom ibu yang tertinggal
  • Nini nuju leleson calik di pengkereun bumi artinya Nenek sedang istirahat duduk di belakang rumah

Dan lain sebagainya

Kosakata Angka dan Nilai Dalam Bahasa Sunda

Kosakata Angka dan Nilai Dalam Bahasa Sunda

Angka atau bilangan atau nilai dalam bahasa sunda pernah viral ketika video Hiji Dua Tilu dikenal secara luas. Ada beberapa angka dalam bahasa sunda yang sama dengan yang ada dalam bahasa Indonesia. Berikut penjelasanya untuk mempermudah kalian:

Angka Bahasa Sunda
1 (satu) Hiji
2 (dua) Dua
3 (Tiga) Tilu
4 (empat) Opat
5 (Lima) Lima
6 (enam) Genep
7 (tujuh) Tujuh
8 (Delapan) Dalapan
9 ( Sembilan ) Salapan
10 ( Sepuluh) Sapuluh
11 ( Sebelas ) Sabelas
12 ( Dua belas ) Dua belas
13 ( Tiga belas) Tilu belas
14 ( Empat belas ) Opat belas
15 ( Lima Belas ) Lima Belas
16 ( Enam Belas) Genep Belas
17 ( Tujuh Belas ) Tujuh Belas
18 ( Delapan Belas ) Dalapan Belas
19 ( Sembilan Belas ) Salapan Belas
20 ( Dua Puluh) Dua Puluh
21 ( Dua Puluh Satu) Dua Puluh Hiji
22 ( Dua Puluh Dua ) Dua Puluh Dua
30 ( Tiga Puluh ) Tilu Puluh
100 ( Seratus ) Saratus
119 ( Seratus Sembilan Belas ) Saratus Salapan Belas
1000 ( Seribu) Sarebu
1.000.0000 (Satu Juta) Sajuta

Kosakata Hari Dalam Bahasa Sunda

Kosakata Hari Dalam Bahasa Sunda

Kosakata hari dalam bahasa sunda juga penting untuk dipelajari agar bisa bercakap-cakap. Berikut nama-nama hari dalam bahasa sunda:

No Nama Hari Bahasa Sunda
1. Senin Senen
2. Selasa Salasa
3. Rabu Rebo
4. Kamis Kemis
5. Jum’at Jumaah
6. Sabtu Saptu
7. Minggu Ahad

Hari sendiri dalam bahasa sunda disebut ‘dinten’ atau bisa pula ‘poe. Dinten lebih halus jika dibanding dengan poe. Karena itu kurang tepat bila menggunakan kata poe untuk bertanya hari pada orang yang lebih tua. Poe lebih cocok untuk orang yang seumuran.

Berikut contoh kalimat yang menggunakan kosakata hari dalam bahasa sunda:

Neng, dinten naon ayena? Turamos nini. Dinten jumaah nini. Mita ngawaler. (Artinya: Neng, hari apa sekarang ini? Tanya Nenek. Hari Jumat, Jawab Mita).

Kosakata Hewan Dalam Bahasa Sunda

Kosakata Hewan Dalam Bahasa Sunda

Ada banyak jenis hewan di dunia ini. dalam bahasa sunda, nama-nama hewan juga memiliki penyebutan tersendiri. Beberapa ada yang menjadi serapan untuk bahasa Indonesia. Berikut kosakata hewan dalam bahasa sunda secara sederhana:

No Nama Hewan Bahasa Sunda
1. Angsa soang
2. Anjing anjing
3. Ayam hayam
4. babi hutan bagong
5. Badak badak
6. Bebek meri
7. Belalang simeut
8. belalang sembah congcorang
9. Belatung bilatung
10. Belut belut
11. Beruang biruang
12. Biawak bayawak
13. Buaya buhaya
14. Bunglon londok
15. Burung manuk
16. burung hantu bueuk
17. Cacing cacing
18. Capung papatong
19. Cicak cakcak
20. Curut cucurut
21. Domba domba
22. Elang heulang
23. Gabus bogo
24. Gajah gajah
25. Harimau maung/kerud
26. Ikan lauk
27. Itik éntog
28. Jangkrik jangkrik
29. Jerapah jarapah
30. Kadal kadal
31. kaki seribu titinggi
32. Kalajengking langir
33. Kalong kalong
34. Kambing embe
35. Kecebong buruy
36. Kecoa cucunguk
37. Kelelawar lalay
38. Kelinci kelenci
39. Kepiting keuyeup
40. Kerbau munding
41. Kodok bangkong
42. Kucing ucing
43. kucing air séro
44. Kuda kuda
45. kupu-kupu kukupu
46. kura-kura kuya
47. Kutu kutu
48. kutu busuk tumbila
49. laba-laba lancah
50. lalat laleur
51. landak landak
52. lebah madu nyiruan
53. lele lélé
54. lintah léntah
55. luak careuh
56. merpati japati
57. monyet monyét
58. musang ganggarangan
59. nyamuk reungit
60. perkutut tikukur
61. pipit piit
62. puyuh puyuh
63. sapi sapi
64. semut sireum
65. serigala ajag
66. singa singa
67. siput kéong
68. tawon kamarang
69. tikus beurit
70. tokek toké
71. trenggiling peusing
72. tupai bajing
73. udang hurang
74. ular oray
75. ulat hileud
76. undur-undur undur-undur
77. unta onta

Di Jawa Barat yang merupakan tempat dari mana bahasa Sunda itu berasal, kosa kata hewan tak sekadar hanya jadi nama hewan semata. Melainkan ada yang digunakan sebagai nama wilayah.

Misalnya Cimaung, Cibadak, Leuwigajah, Rancaoray (oray = ular), Cimanuk (manuk = burung), Citoé (toé = sejenis kerang air tawar), Cilandak, Bojongsoang (soang = angsa), Cibogo (bogo = ikan gabus), Cikalong, Leuwimunding (munding = kerbau), dan lainnya.

Beberapa kosakata hewan dalam bahasa sunda juga digunakan sebagai pribahasa atau ungkapan. Misalnya saja:

  • Kawas bueuk meunang mabuk (Dalam bahasa indonesia: seperti burung hantu habis dipukul). Pribahasa ini artinya diam saja tidak bergerak. Dalam percakapan misalnya ada maling yang tertangkap lalu diinterogasi. Maka dia akan diam saja saking takutnya.
  • Kawas kuda leupas ti gedogan (Dalam Bahasa Indonesia: seperti kuda lepas dari kandangnya). Pribahasa ini artinya seseorang yang mendadak lincah atau liar bebas bergerak seakan baru lepas dari kurungannya.
  • Kawas nulungan anjing kadempét (Dalam Bahasa Indonesia: seperti menolong anjing kejepit). Pribahasa ini artinya habis ditolong malah bikin susah, bisa juga diartikan seseorang yang tidak tahu terima kasih.

Pribahasa atau ungkapan yang menggunakan nama hewan semacam ini juga ditemukan dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Jawa.

Kosakata Bagian Tubuh Manusia dalam Bahasa Sunda

Kosakata Bagian Tubuh Manusia dalam Bahasa Sunda

Bahasa Indonesia

Bahasa Sunda

Leumeus(lembut)

Loma (biasa)

Kasar

Dagu Angkeut Gado Gado
Hidung Pangambung Irung Irung
Kaki Sampean Suku Cokor
Kening Taar Tarang Tarang
Kepala Mastaka Sirah Hulu,Babatok
Leher Tengek Beuheung Beuheung
Mata Soca, Kaseer Panon Panon
Mulut Baham Baham Sungut
Pantat Imbit Birit Bujur
Perut Patuangan/Lambur Beuteung Beuteung
Pipi Damis Pipi Pipi
Pundak Taraju Punduk Taktak
Punggung Tonggong Tonggong Tonggong
Tangan Panangan Leungeun Kokod*
Telinga Cepil Celi Jejebir

Selain kosakata Angota Badan di atas, masih ada beberapa bagian lain dalam tubuh kita yaitu antara lain seperti :

  • Alatvital = Rarangan
  • Alis = halis
  • Betis = Bitis – Wetis
  • Bibir = biwir, lambey
  • Dada = Dada – Payun
  • Dengkul = Tuur – tengku
  • Gigi = Huntu – Waos
  • Jari = Ramo – Rema
  • Ketek = Kelek – Ingkab
  • Kuku = Kuku – Tangkay
  • Kumis = Kumis – Rumah
  • Lidah = Letah – Ilat
  • Muka = Beungeut – Raray
  • Paha = Pingping – Paha
  • Payudara = Susu – Pinareup
  • Pinggang = Cangkeng – Angkeng
  • Rambut = Buuk – Ramut
  • Udel = Bujal – Udeul

Kosakata Bahasa Sunda Sehari-hari

Kosakata Bahasa Sunda Sehari-hari

Dalam bahasa Sunda, ada beberapa kosakata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kosakata ini bisa berupa hanya satu kata saja, bisa pula dalam bentuk kalimat. Berikut beberapa diantaranya yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari hari:

No.

Bahasa Sunda

Artinya

1. Baong Bandel atau Nakal
2. Bumi, Imah, Rorompok Rumah
3. Tamas cuci muka
4. Alon-alon we Pelan-pelan saja, santai
5. Hargana sabaraha ieu? berapa harganya ini?
6. Abdi nya’ah pisan ka anjeun Aku sayang banget sama kamu
7. Anjeun paham teu? Anda paham tidak?
8. Arék Moal Jadi Nggak?
9. diajar belajar
10. Asup Masuk
11. Awewe Perempuan
12. Aya – Aya Wae Ada – Ada Saja
13. Ayeuna Sekarang
14. Bade Kamana? atau Rek Kamana Mau Kemana?
15. Bogoh Cinta
16. Ceurik Menangis
17. Cicing Atuh Diem Dong
18. Cobian heula weh Cobain Dulu Aja
19. Dangukeun / Dengekeun Dengarkan
20. Deui Lagi, sekali lagi
21. Duka atau Teu Terang Gak Tahu
22. Enggal Atuh atau Buru-Buru Cepet Dong
23. Engkin Weh atau Engke Weh Nanti Saja
24. Enya Ya
25. Eta Itu
26. Gampil Pisan/Gampang Pisan Mudah Banget
27. Geleuh Ih Jijik Ih
28. Gelo Manéh Gila Kamu
29. Geulis Cantik
30. Geulis Pisan Cantik Banget
31. Goreng Jelek
32. Hanjakal Pisan Menyesal Banget
33. Hareup Depan
34. Hatur Nuhun Terima Kasih
35. Hoream Ah Males Ah
36. Hoyong atau Hayang Pengen
37. Ieu Ini
38. Ieu didieu Ini disini
39. Iraha Kapan
40. Isukan Besok
41. Eta didinya Itu disana
42. Kade di jalan Hati – Hati Di Jalan
43. Kadieu Ke sini
44. Kadieu atuh Kesini Dong
45. Kaditu Ke sana
46. Kaduhung (Pisan) Nyesel Banget
47. Kalem Weh Santai Aja
48. Kamana Kemana
49. Kamana Wae Kemana Aja
50. Kamari Kemarin
51. Karunya Teuing Kasihan
52. Kasep Pisan Ganteng Banget
53. Kinten – Kinten Kira – Kira
54. Kolot Tua
55. Kumaha (Atuh) Bagaimana (Dong)
56. Kumaha Anjeun atau Kumaha Maneh (Weh) Terserah Kamu (Aja)
57. Kumaha anjeun weh Terserah kamu
58. Kumaha Engke Weh Gimana Nanti Aja
59. Kumaha, Damang? Bagaimana, Sehat? (Apa Kabar?)
60. Kunaon atau Naon Kenapa / Apa
61. Lalaunan Atuh Pelan-Pelan Dong
62. Lami teu pendak Lama tak jumpa
63. Lamun Bila
64. Lebet Masuk
65. Lempeng Lurus
66. Leutik Kecil
67. Lieur Pusing
68. Linggih heula Mampir dulu
69. Loba Banyak
70. Loba Kahayang Banyak Maunya
71. Luhur Tinggi, atas
72. Make Memakai
73. Manawi Barangkali
74. Mbung Tidak mau
75. Meni awis tepang Lama tak jumpa
76. Mere Ngasih
77. Meser Membeli
78. Moal Tidak akan
79. Mutuskeun Memutuskan
80. Nanaonan Ieu Apa – Apaan Ini
81. Naon Atuh Apa Dong?
82. Naon ciing? Apa Cobaa?
83. Ngajak Mengajak
84. Ngan Kitu Hungkul Cuma Gitu Doang
85. Ngaraoskeun Merasakan
86. Ngarencanakeun Merencanakan
87. Ngora Muda
88. Nu Yang
89. Nu Leres / Nu Bener Yang bener?
90. Nuju Milarian Naon / Keur Neangan Naon Lagi Nyari Apa
91. Nuju Naon / Keur Naon Lagi Ngapain?
92. Nuju Ngantosan Saha Lagi Nunggu Siapa
93. Nya Enya Atuh Ya Iya Dong
94. Nyaho Tahu
95. Nyarios Berkata
96. Nyauran Memangil
97. Nyeepkeun Menghabiskan
98. Nyieun Membuat
99. Nyumpingan Mengunjungi
100. Nyumpingan Mengunjungi
101. Oge Juga
102. Payun Depan
103. Puguh Jelas
104. Punten Permisi
105. Rame Jigana Seru Kayaknya
106. Raos Pisan Enak Banget
107. Rerencangan atau Babaturan Teman
108. Resep Suka
109. Riet Sakit kepala
110. Sabaraha Berapa
111. Sadayana atau Kabeh Semuanya
112. Saha (Anjeun/Manéh/Didinya) Siapa (Kamu)
113. Sakedap Sebentar
114. Sakedap Deui atau Sakedeung Deui Sebentar Lagi
115. Sakedik atau Saeutik (Pisan) Sedikit (Banget)
116. Salawasna Selamanya
117. Sami – Sami Sama – Sama
118. Sami Wae atau Sarua Wae Sama Aja
119. Sanaos Meskipun
120. Saur abi mah Saya pikir
121. Se-eur atau Loba (Pisan) Banyak (Banget)
122. Seueur Banyak
123. Sugan teh Kirain
124. Teu atau Henteu Tidak
125. Teu Gaduh Gak Punya
126. Teu kunanaon? Gak Apa-Apa?
127. Teu Ngartos atau Teu Ngarti Gak Ngerti
128. Teu Tiasa atau Teu Bisa Gak Bisa
129. Timana Darimana
130. Tipayun nya atau Tiheula nya Duluan ya
131. Tong Api – Api Jangan Pura – Pura
132. Tong Hilap, nya Jangan Lupa, ya
133. Tong isin isin Jangan malu malu
134. Tong Kitu Atuh Jangan Begitu Dong
135. Tong Ngalamun Jangan Melamun
136. Tong Ngambek Atuh Jangan Marah Dong
137. Tong repot repot Jangan repot repot
138. Tunduh Euy Ngantuk Ih
139. Sakali deui Sekali lagi

Itulah beberapa kosakata bahasa sunda sehari hari yang biasa digunakan dan umum kita dengar dalam berbagai percakapan. Biar makin jelas, berikut penggunaan beberapa kata:

#1. Punten = Permisi

Arti kata punten dalam bahasa sunda bisa beragam, meski aslinya kata ini berarti permisi. Tetapi bisa menjadi maaf atau bahkan tidak ada artinya. Tergantung konteks kalimatnya.

Aslinya kata punten digunakan sebagai kata yang diucapkan ketika melwati kerumunan atau seseorang. Dalam bahasa Indonesia bisa berarti permisi, dan dalam bahasa Jawa bisa berarti nuwun/amit.

Jika dalam bahasa Indonesia permisi dijawab dengan silakan. Maka dalam kosa kata sunda, kata punten dijawab dengan mangga. Dalam bahasa jawa juga demikian: mangga. Hanya biasanya diucapkan dengan o atau monggo.

Kosa kata punten bisa juga digunakan untuk menyatakan permintaan maaf. Terutama untuk permintaan maaf pada hal-hal yang sederhana dan ada unsur ketidak sengajaan. Misalnya kamu menginjak kaki orang lain di dalam kerumunan, kamu akan bilang ‘punten’ atau maaf.

Punten bisa juga tidak ada artinya, misalnya sebagai awalan kata yang akan kamu gunakan untuk bertanya seseuatu pada orang lain. Misalnya kamu hendak bertanya alamat pada seseorang dipinggir jalan, maka kamu akan mengawalinya dengan kata ‘punten’ terlebih dahulu.

#2. Hatur Nuhun = Terima Kasih

Untuk mengungkapkan rasa terimakasih kepada seseorang, dalam bahasa sunda digunakan kata hatur nuwun. Bisa pula menyingkatnya dengan kata nuhun.

Dalam bahasa Indonesia, Hatur Nuhun berarti Terimakasih. Sedang Nuhun bisa dianalogikan sebagai Makasih.

Untuk itu jika hendak kamu ucapkan rasa terimakasih kepada seseorang yang lebih tua dan tidak terlalu akrab, lebih baik gunakan Hatur Nuhun. Sedang pada orang yang seusia kamu atau di bawah kamu usianya dan cukup akrab, bisa gunakan Nuhun saja.

#3. Aya-Aya Wae = Ada-Ada Aja

Ketika bertemu dengan seseorang yang bertingkah konyol, kamu bisa mengucapkan kata aya aya wae kamu mah gitu. Aya-aya wae berarti ada-ada saja. Pengucapan huruf e dalam kata aya aya wae sama dengan pengucapak huruf e pada kata merk.

#4. Kumaha, Damang? = Bagaimana, Sehat?

Hendak menanyakan kabar pada seseorang? Kamu bisa gunakan kata Kumaha, Damang yang berarti Bagaimana, Sehat? Kalimat ini bisa kamu gunakan untuk bertanya pada seseorang yang akrab dengan kamu. Kamu bisa gunakan misalnya ketika bercakap dalam chatting.

Ketika mendapat sapaan, Kumaha, Damang, kamu bisa menjawabnya dengan kata kata “Alhamdulillah damang (sehat), atau bisa juga Sae (baik) dan sebagainya.

#5. Kamana = Kemana, Iraha = Kapan, Timana = Dari mana, kumaha = Bagaimana.

Keempat kata di atas merupakan kata tanya. Kata tanya adalah kata yang digunakan untuk menanyakan sesuatu pada orang lain. Jelas kata tanya memiliki peran yang sangat penting dalam percakapan sehari-hari.

Contoh percapakan yang menggunakan kata tanya misalnya: Timana, bu? (darimana, bu). Kumaha ieu (Bagaimana ini) dan lain sebagainya.

#6. Sakedap Deui = Sebentar Lagi

Katika sedang ditunggu seseorang, kamu biasa bilang sebentar lagi. Dalam bahasa sunda kata sebentar lagi berarti SakedapDeui. Selain Sakedap Deui, bisa pula menggunakan kata “Sakedeung deui”. Hanya saja Sakedeung deui penggunaannya lebih informal.

#7. Karunya Teuing = Kasihan

Karunya berarti “Kasihan”. Dalam percakapan sehari-hari biasa ditambah dengan teuing sebagai kata akhiran. Bisa juga menggunakan kata “Karunya pisan” yang berarti Kasihan Banget. Dua-duanya sama artinya, kamu tinggal sesuaikan saja penggunaannya.

#8. Bade, Moal! = Jadi, Nggak!

Jika hendak menanyakan kepastian dari seseorang, kamu bisa gunakan kata “Arek Moal”. Kata Arek Moal artinya Jadi, Nggak. Hanya saja, kata ini penggunaannya lebih Informal.

#9. Sabodo Teuing = Bodo Amat

Kamu sedang kesal pada seseorang? Silakan gunakan kata sabodo teuing. Kata ini artinya Bodo Amat. Bisa juga kamu gunakan bodo teung atau sabodo teuing ah yang artinya juga bodo amat.

Kosakata Romantis Bahasa Sunda

Kosakata Romantis Bahasa Sunda

Ingin belajar kosakata romantis dalam bahasa sunda? Berikut beberapa kosakata romantis tersebut:

  • “Tenang wae neng, Ari cintam akang mah tak lekang oleh waktu” (Artinya tenang saja De, Cintaku itu tak lekang oleh waktu)
  • “Kunaon dipisahkeun kalo ditepangken” (Mengapa dipisahkan kalau dipertemukan)”
  • “Kasabaran aya batasna, tapi cinta henteu aya se’epna” (Artinya Kesabaran ada batasnya, tapi cintaku tidak akan ada habisnya)

Kosakata Sedih Dalam Bahasa Sunda

Kosakata Sedih Dalam Bahasa Sunda

Mengungkapkan kesedihan bisa juga lewat bahasa sunda. Berikut beberapa contohnya:

“Tinggalkeun rasa kasedih sareung pohokeun kasieun dina diri urang. Rasa kanyeri anu ku urang dirasa moal bakal karaos sapertos kabagjaan datang anu bakal kuurang gaduh engkena”

Kosakata Lucu Dalam Bahasa Sunda

Kosakata Lucu Dalam Bahasa Sunda

Ingin membuat status lucu dengan menggunakan bahasa Sunda, berikut beberapa contoh yang bisa kamu gunakan:

  • “Gusti jauhkeun abdi tina kagorengan sapertos bala-bala, gehu, cireng,combro jeung sajabana. Amiin.” (Maknanya: Ya Tuhan jauhkanlah hamba dari segala keburukan seperti bala-bala, pisang, bakwan, cireng dan lain sebagainya. Kata kagorengan sebenarnya berarti keburukan. Tetapi diplesetkan jadi gorengan)
  • Teu tiasa di otelan, nuju teu raraos. Di datangan sabari diceucepan ku artos.” (Artinya jangan diganggu, saya lagi sakit. Dijenguk sambil di kasih amplop duit saja).

Kata Sapaan dalam Bahasa Sunda

Ketika hendak menyapa seseorang, kamu bisa menggunakan kata sapaan dalam bahasa Sunda. Berikut beberapa kata sapaan yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari:

  • Wilujeng enjing artinya selamat pagi
  • Nepangkeun artinya halo
  • Sampurasun artinya halo
  • Wilujeng siang artinya selamat siang
  • Wilujeng sonten artinya selamat sore
  • Wilujeng wengi artinya selamat malam
  • Wilujeng sumping artinya selamat datang
  • Permios artinya sampai jumpa
  • Wilujeng tepang deui artinya sampai jumpa

Nah itulah kosakata Bahasa Sunda sehari-hari yang biasa kita dengar entah dalam acara televisi ataupun reality show. Saya paling ingat bahasa sunda ketika Arman Maulana mengucapkan kata: Damang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *