Contoh Autobiografi Diri Sendiri dan Tokoh (Singkat, Padat, Jelas)

Contoh Autobiografi Diri Sendiri

Contoh Autobiografi – Ketika kamu hendak mengirim lamaran kerja, salah satu syarat yang biasanya diminta adalah mendiskripsikan diri sendiri atau menulis autobiografi. Percaya atau tidak, kemampuan kamu mendiskripsikan diri kamu dengan baik menjadi salah satu kunci lamaran kamu berujung interview.

Kalau kamu berlum pernah menulis autobiografi diri sendiri, kini saatnya kita belajar. Saya telah buatkan contoh autobiografi diri sendiri dan juga tokoh terkenal, singkat, padat dan jelas. Tapi sebelumnya kenali dulu apa itu autobiografi.

Pengertian Autobiografi

Contoh Autobiografi Diri Sendiri

Autobiografi adalah sebuah tulisan yang memuat tentang perjalanan seseorang, dari mulai riwayat hidup, pengalaman, dan dikemas menggunakan sudut pandang orang pertama. Jadi, autobiografi adalah tulisan perjalananan hidup seseorang yang ditulis oleh dirinya sendiri.

Autobiografi ditulis dengan gaya narasi dan berisi tentang perjalanan hidup seseorang dari mulai melewati masa sulit, kecewa, gagal, berhasil, bahagia, sedih, sampai dengan keadaanya sekarang.

Ditulis dengan sudut pandang orang pertama yaitu (aku, saya), bebeda dengan biografi yang menggunakan sudut pandang orang ketiga.

Perbedaan Penulisan Autobiografi dan Biografi

Penulisan Autobiografi menggunakan sudut pandang orang pertama, contohnya:

Aku adalah Raisa, lahir di Jakarta pada tanggal 11 Januari 2000. Sewaktu kecil, aku tinggal bersama ayah dan ibuku di sebuah rumah kecil disudut Kota Jakarta.

Penulisan Biografi menggunakan sudut pandang orang ke ketiga, contohnya:

Dia adalah Raisa, lahir di Jakarta pada tanggal 11 Januari 2000. Sewaktu kecil, dia tinggal bersama ayah dan ibunya di sebuah rumah kecil disudut Kota Jakarta.

Selain berbeda sudut pandang penulisanya, penulisnya juga berbeda. Autobiografi ditulis oleh diri sendiri. Artinya penulis sebagai tokoh utama. Sedang biografi ditulis oleh orang lain.

Tujuan Menulis Autobiografi

Nah, sebenarnya apa tujuan kita menulis autobiografi? Jadi, ada beberapa tujuan mengapa seseorang menulis autobiografi untuk dirinya sendiri:

  1. Sebagai salah satu cara dalam memperkenalkan diri kita ke orang lain secara lebih detail
  2. Autobiografi bisa juga menjadi media untuk “pencitraan”
  3. Media untuk memberikan informasi terkait pengalaman atau pelajaran dari kisah-kisah inspiratif seseorang yang sukses dalam bidangnya.

Cara Menulis Autobiografi

Autobiografi yang baik memiliki struktur yang jelas, runtut dan lengkap. Nah biar autobiografi yang kamu buat ngena di hati pembaca sesuai dengan tujuan kamu membuatnya, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu lakukan:

1. Ingat Peristiwa Penting dan Catat

Catat tentang peristiwa apapun yang kalian ingat dan menurut kalian penting di dalam hidup kalian. Tulis semuanya termasuk waktu, tempat, atau seseorang yang terlibat di dalamnya secara detail. Kalian bisa catat peristiwa masa kecil, tentang keluarga, atau orang-orang terdekat kalian.

Kemudian kalian bisa melanjutkan untuk mencatat peristiwa ketika kalian mulai dewasa, entah tentang pendidikan, pekerjaan, pecintaan, dan kejadian penting lainnya.

2. Tulis Karakter Tokoh

Disetiap peristiwa pasti aka nada beberapa tokoh yang terlibat, untuk itu jangan lupa mencantumkan mereka beserta karakternya. Hal ini penting untuk mengenalkan dan menjelaskan secara detail terkait orang terdekat yang berpegaruh dalam hidup kalian.

3. Buat Kerangka Karangan

Sebelum mulai menulis autobiografi, kalian bisa membuat kerangka karangan terlebih dahulu. Hal-hal yang sudah kalian catat dalam poin 1 dan 2 disusun sedemikian rupa supaya bisa menghasilkan cerita yang runtut dan rapi.

Dalam membuat autobiografi yang baik dan mudah dipahami, kalian harus bisa membangun cerita dengan meletakkan konflik, klimaks, dan solusi permasalahan yang muncul. Halini penting supaya pembaca dapat memahami dan betah berlama-lama membaca tulisan kalian.

4. Mulai Menulis

Saat kalian mulai menulis autobiografi, tulislah dengan gaya atau ciri khas kalian sendiri. Entah ditulis dengan gaya humoris, dramatis, serius, atau mungkin kaku. Namun, adapaun hal yang cukup penting yaitu menulislah dengan jujur.

Pada dasarnya autobiografi adalah kisah nyata tentang kalian sendiri yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi si penulis dengan didukung data-data yang cukup jelas.

Struktur Autobiografi

Untuk membuat autobigrafi, ada baiknya kamu ikuti struktur autobiografi. Struktur tersebut dimulai dari:

  1. Latar belakang Keluarga, yang bisa berisi kedua orang tua, tempat tinggal, tanggal lahir, anak yang ke berapa, saudara dan lainya.
  2. Latar belakang Pendidikan, ceritakan soal pendidikan kamu, dari jenjang sekolah dasar hingga terakhir.
  3. Latar belakang Prestasi, berisi soal prestasi yang kamu capai dari yang kecil hingga yang paling hebat.
  4. Latar belakang Pekerjaan, jika masih pelajar tak usah cantumkan pekerjaan kamu.
  5. Latar belakang Hasil Karya, khusus untuk kamu yang bekerja dan punya karya.

Contoh Autobiografi

Contoh Autobiografi Diri Sendiri 1

Namaku Raisa Putri, lahir di Semarang, 20 Maret 1998. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara, ayahku bernama Muhamad Andi dan ibuku bernama Dewi Susanti. Keluargaku biasa memanggilku Raisa, pun teman-temanku. Aku sangat besyukur diberi nama Raisa, karena mirip dengan nama penyanyi idolaku, Raisa Andriana.

Aku terlahir dari keluarga yang cukup mampu. Ayahku adalah seorang pengacara, sedangkan ibuku adalah seorang pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota Semarang. Sejak kecil, aku sudah dididik kedua orang tuaku untuk selalu bersikap jujur, rajin beribadah, dan menjadi orang baik.

Aku mulai masuk sekolah dasar pada saat umurku 6 tahun. Aku bersekolah di SDN 1 Semarang yang tak jauh dari rumahku. Kemudian setelah lulus SD, aku melanjutkan pendidikan di SMPN 3 Semarang di tahun 2010.

Semenjak SMP, aku selalu berusaha belajar dengan giat karena aku ingin masuk ke SMA favorit yang ada di Kota Semarang. Ternyata usahaku tidak sia-sia, setelah lulus SMP aku diterima di SMAN 3 Semarang. Salah satu SMA impianku.

Sejak duduk dibangku SMA, aku mulai suka dengan dunia jurnalistik. Aku suka menulis dan berbicara juga bertemu dengan orang baru. Lalu, aku mengikuti ekskul jurnalistik untuk belajar lebih dalam tentang dunia kejurnalistikan. Membuat majalah, mading, dan buletin sudah menjadi kegiatan yang selalu aku ikuti. Aku merasa banyak belajar dengan adanya ekskul tersebut. Aku berharap suatu saat nanti aku bisa menjadi seorang wartawan sungguhan di sebuah media besar.

Semenjak bergabung di ekskul jurnalistik, aku dan teman-teman seorganisasi sering mengikuti lomba membuat majalah atau buletin di Kota Semarang. Beberapa kali gagal, namun pernah satu kali menang. Bagiku menang atau kalah bukanlah masalah. Ada hal yang lebih penting dari itu, dimana kita bisa belajar banyak dari mengikuti lomba-lomba tersebut.

Setelah lulus SMA, aku melanjutkan kuliah di salah satu universitas terbaik di Yogyakarta atau bahkan di Indonesia, yaitu Universitas Gajah Mada (UGM), aku mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Dikarenakan aku memilih kuliah di luar kota, otomatis aku harus siap untuk hidup sendiri dan menjadi anak kos-kosan.

Diawal, menjadi anak kost merupakan hal yang cukup berat, karena aku harus mengerjakan semuanya sendiri. Dari mulai makan, mencuci, membersihkan kosan dan yang lainnya. Aku juga harus pintar membagi waktu dan juga uang jatah bulananku. Tapi semenjak itu, aku mulai belajar mandiri dan mengerti tentang hidup.

Saat ini, aku masih menjadi mahasiswa di UGM tapi mahasiswa tingkat akhir yang berharap wisuda tepat waktu. Sembari mengerjakan skripsi terkadang aku mencari kesibukan lain yang memberikan manfaat bagiku. Seperti bergabung di organisasi sosial dan lainnya.

Contoh Autobiografi Diri Sendiri/Pribadi II

Namaku Inayati, aku lahir dan tinggal di Kota Tegal. Aku adalah salah satu siswi kelas VIII, SMP N 1 Tegal. Aku lahir di Tegal pada tanggal 17 September 2002.Sejak kecil aku hanya tinggal bersama ibu, nenek, dan kakek. Ayahku telah meninggal saat aku masih dalam kandungan ibu. Oleh karena itu, aku belum pernah merasakan kasih sayang seorang ayah.

Namun, aku tetap bahagia karena masih memiliki keluarga yang sangat sayang denganku. Kakekku sering menceritakan pengalamannya saat dirinya melewati masa penjajahan dulu. Nenekku juga sering mengajakku untuk merajut. Ibu juga sering mengajakku kepasar dan mengajariku memasak. Rumah terasa sangat hangat dan nyaman ketika mereka ada untukku.

Walaupun aku belum pernah merasakan kasih saying seorang ayah kandung, tapi aku tetap bersyukur karena sudah diberi orang-orang yang selalu mendukung dan saying sama aku. Oleh karena itu, aku selalu berusaha untuk tidak mengecewakan mereka. Selalu belajar dengan giat, jujur, dan baik dengan orang lain.

Ibuku hanyalah seorang wiraswasta, ia selalu mengajariku untuk hidup sederhana. Setiap hari, aku selalu berusaha untuk tidak menghabiskan uang jajanku dan menyisihkannya sebagai tabungan.

Bulan kemarin nenekku meninggal dunia karena sakit. Sekarang, dirumah hanya tinggal aku, ibu, dan kakek. Sempat merasa sedih karena nenek belum melihat aku menjadi seseorang yang membanggakan untuk keluarga. Namun, aku selalu mendoakan yang terbaik. Hidup harus tetap berlanjut, karena semua yang sudah ditetapkan oleh Tuhan pastilah yang terbik  buat kita.

Contoh Autobiografi Diri Sendiri III

Namaku adalah Marcell Sanjaya atau biasa dipanggil Marcell oleh teman-temanku. Hobiku adalah menggambar dan bermain sepak bola. Aku lahir di Pati, Jawa Tengah pada tanggal 28 Januari 1999 dari pasangan Doni Sanjaya dan Dian Febriani. Ku memiliki dua orang kakak yang bernama Putri Sanjaya dan Nimas Sanjaya.

Kakak pertamaku sudah menikah dan tinggal diluar kota bersama suaminya, sedangkan kakak keduaku masih kuliah di Universitas Diponegoro dan menjadi anak rantau di Kota Semarang. Jadi, aku hanya tinggal bersama ibu dan ayahku saja dirumah. Kakakku Nimas hanya pulang kerumah saat libur semester atau terkadang dua bulan sekali.

Sedangkan kakakku yang sudah menikah hanya pulang saat lebaran atau saat dia rindu dengan ayah dan ibu, karena dia memiliki dan mengelola sebuah restoran. Jadi tak heran jika kakakku yang pertama sangat sibuk dan jarang menengk rumah beserta ayah dan ibu.

Sekarang aku duduk di bangku SMA di salah satu SMA negeri didekat rumahku. Menjadi anak terakhir membuatku harus belajar lebih giat, supaya dapat menjadi orang sukses seperti kakak-kakakku. Setelah lulus SMA, aku juga ingin melanjutkan kuliah di universitas terbaik. Untuk itu, aku selalu berusaha untuk belajar lebih giat namun tetap rendah hati.

Contoh Autobiografi Diri Sendiri IV

Perkenalkan nama saya Naura Putri Marina, lahir di Batang 18 Maret 1997. Sekarang, saya sedang merantau di Kota Semarang untuk melanjutkan kuliah di salah satu universitas negeri. Saya mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, karena saya ingin fasih dalam berbahasa Inggris dan semoga suatu saat nanti saya dapat melanjutkan pendidikan saya di luar negeri.

Hobi saya adalah menyanyi dan bermain musik. Tapi saya tidak mempunyai cukup keberanian untuk menyanyi ataupun bermain music di depan banyak orang. Kata teman-teman dekatku, suaraku lumayan bagus dan mereka beberapa kali mengajakku untk mengikuti perlombaan menyanyi yang diadakan oleh kampus.

Hingga suatu hari, saya memberanikan diri untuk mengikuti kontes manyanyi yang diadakan oleh kampus setiap tahunnya. Saya membawakan lagu dari salah satu penanyi idola saya yaitu Justin Bieber. Namun, saya tidak mendapatkan juara pada saat itu, hanya sampai di lima besar saja.

Tapi saya tidak menyesal, setidaknya saya sudah pernah mencoba dan berani untuk tampil di depan banyak orang. Perkara menang atau kalah, itu bukanlah hal penting, yang terpenting kita sudah mampu melampaui keterbatasan kita dan menunjukkan bahwa kita juga bisa.

Demikian tulisan singkat mengenai contoh autobiografi diri sendiri dan tokoh beserta dengan cara penulisannya.

0 Replies to “Contoh Autobiografi Diri Sendiri dan Tokoh (Singkat, Padat, Jelas)”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *