Cara Mengaktifkan Virtualization Technology di BIOS (Lengkap)

Komputer memang teknologi yang keren dan luar biasa hebatnya. Saking kerennya, ada banyak teknologi di dalamnya yang ternyata tak semua pemilik sadari. Salah satunya adalah Virtualization Technology yang letaknya ada di BIOS (Basic Input Output System). Teknologi ini bisa jadi pertama kali kamu dengar atau saat ini sedang ingin kamu gunakan lalu mencari tahu bagaimana cara mengaktifkan virtualization Technology.

Tapi sebelum kita bahas soal bagaimana cara mengaktifkan virtualization Technology di BIOS. Tak ada salahnya kita kenalan dengan teknologi ini terlebih dahulu. Virtualization technology merupakan teknologi yang memungkinkan sebuah processor memiliki beberapa processor yang mana setiap processor menjalankan sistem operasi yang berbeda, bukan hanya sistemnya saja yang berbeda tapi program yang dijalankan juga berbeda meskipun dengan waktu yang bersamaan.

Masing- masing yang ada pada sistem operasi berjalan pada Virtual CPU. Artinya kamu bisa menjalankan lebih dari satu OS pada satu komputer. Misalnya menjalankan Windows bersama dengan Linux dan yang lain. Karena ada tetapi seolah-olah tidak ada inilah makanya disebut sebagai virtualization Technology.

Cara Kerja Virtualization Technology

Banyak sekali pakar teknologi menyimpulkan bahwa  Virtualization Technology sama dengan multitasking. Meski banyak pula yang membantah, karena multitasking bisa digunakan untuk menjalankan beberapa program saja sedangan virtualization Techonology bisa menjalankan sistem operasi secara bersamaan. Meskipun masing – masing dari sistem operasi tersebut sedang menjalankan sistemnya masing- masing.

Ada beberapa software yang sudah bisa membuat Virtualization Technology seperti Vmware dan Virtual Box. Dengan ini kamu bisa menjalankan dua sistem dalam waktu yang sama. Jika kamu menggunakan Virtulization Technology kamu bisa menjalankan Linux dan Windows secara bersamaan. Itulah kelebihan dari Virtual Technology (VT).

Cara Mengaktifkan Virtualization/enable Technology Melalui BIOS

Kita masuk ke pembahasa utama, yakni cara menaktifkan Virtualization Technology (VT) di BIOS. Caranya sederhana, kamu cukup simak dan ikuti cara di bawah ini:

  1. Pertam-tama, kamu harus terlebih dahulu masuk ke BIOS. Untuk bisa masuk ke BIOS, kamu bisa menekan tombol F2 pada keyboard, dengan begitu BIOS di komputer akan terbuka. Sebagai catatan, menekanya dilakukan ketika komputer sedang start up dan juga ada beberapa komputer yang tidak melalui tombol F2, melainkan tombol lainya. Jadi tergantung pada masing- masing komputer.
  2. Ketika kamu sudah masuk ke BIOS, silakan kamu lanjutkan dengan tab menu Advanced. Kamu akan menemukan fitur Intel Virtualization Technology pada menu tersebut.
  3. Lihat status yang ada di Intel Virtualization Technology sudah Enable apa belum. Biasanya masih Disable yang artinya belum aktif.
  4. Tekan Enter pada Intel Virtualiation Technology, bertujuan untuk mengubah Enable menjadi (Yang harus kamu pahami jika di Intel Virtual Technology berstatus enable berarti sedang aktif, jika disable berarti tidak aktif)
  5. Lalu, pastikan Intel Virtualization Technology sudah Enable. Kamu bisa keluar dari BIOS dengan klik tab Save And Exit
  6. Terakhir tekan Enter pada tulisan Save Changes and Exit lalu klik yes. Atau tekan F10 pada keyboard untuk save dan exit

Fungsi Virtualization Technology

Tentu saja bila tidak ada untungnya, tentu teknologi ini tidak perlu ada di komputer. Ada beberapa fungsi utaman mengaktifkan Virtualization Technology di komputer. Diantaranya:

1. Mengurangi Biaya Investasi Hardware

Dengan menggunakan Virtualization Technology, kamu bisa menekan biaya lebih rendah, krena virtualization hanya menggunakan kapasitas yang sudah ada saja. kamu tidak perlu menambah perangkat komputer yang lainnya maupun server seara fisik.

Jika kamu menambahkan harddisk atau memori itu bertujuan untuk menstabilkan kerja pada komputer induk. Meskipun begitu, kita tak perlu hardware yang baru lagi. Dengan teknologi ini, kita bisa menampilkan beberapa fungsi utama dan menyembunyikan beberapa teknis.

Sehingga cara ini bisa kita gunakan untuk mengurangi biaya hardware hingga ke tingkat terendah. Kamu hanya butuh satu komputer untuk menjalankan banyak sistem dan program termasuk OS.

2. Bisa Mengurangi Panas Pada hardware

Virtualisasi ini bisa mengurangi panas pada saat kita menggunakan beberapa teknologi server yang sangat di butuhkan pada pendingin yang terdapat di satu ruangan.

Kamu juga membutuhan beberapa pendingin , tapi dengan adanya teknologi virtuallisasi, kamu tidak perlu menambahkan beberapa pendingin ruangan, sehinga dapat menekan biaya pengunaan listrik.

3. Easy to Cloning

Beberapa pengguna komputer membutuhkan Cloning sistem. Terutama bila kamu membutuhkan teknologi server. Jika kamu memperkerjakan banyak staff IT yang menangani instalasi sistem, dan ingin menembah beberapa install program pada perangkat baru, maka kamu tidak perlu menginstall ulang cukup cloning sistem pada perangkat baru yang kamu gunakan

4. Flexible

Adanya teknologi virtual  akan lebih mudah dalam mengelola server, ketika kamu ingin merubah, memindah resource.  Kamu juga lebih mudah memindahkan server ketika komputer  hidup tanpa mengalami down.  Proses recovery dan Instalisasi tidak akan membutuhkan waktu yang sangat lama jika ada kerusakan/ error pada hypervisor

5. Memudahkan Deployment

Server Virtualization Technology bisa dikloning sebanyak yang kamu mau dan bisa di jalankan pada omputerlain dengan mengubah beberapa konfigurasi saja. dengan adanya alat ini bisa mengurangi kerja staff IT, dan bisa mempercepat proses implementasi sistem.

Tertarik untuk mengaktifkanya? Silakan nyalakan komputer kamu dan lakukan langkah-langkah mengaktifkan Virtualization Technology di atas dengan benar ya. Jika ada pertanyaan, silakan tulis dalam kolom komentar. Salam cerdas.

Ada pertanyaan atau komentar?