Apa Itu Typo? Arti Typo si Sosmed, WA dan Penjelasannya

Arti Typo

“Kmanapun kmu ingn perhi, auk pasto temani.”  Kamu pasti bisa membaca tulisan yang sengaja saya buat salah itu menjadi: kemanapun kamu ingin pergi, aku pasti temani.

Itu karena manusia bukanlah mesin. Tetapi dalam mesin pencari semacam google atau pada media sosial, salah ketik bisa jadi menimbulkan masalah. Salah ketik inilah yang lebih dikenal dengan nama typo ini sangat mempengaruhi hasil pencarian.

Arti Typo

Typo merupakan salah satu istilah di dunia maya yang biasanya muncul di sosial media seperti Facebook dan lainnya. Kata ini sebenarnya sudah lama populer di luar negeri sejak lama sekitar tahun 2005.

Namun, di Indonesia sendiri baru ramai diperbincangkan pada tahun 2012 ke atas. Meski demikian, hingga saat ini banyak juga yang belum tahu bahwa typo adalah sebuah singkatan dari Typography Error.

Sedangkan jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya adalah salah ketik. Kamu juga bisa mencobanya di google translate, maka arti dari typo akan muncul sebagai salah ketik. Intinya adalah kondisi ketika kamu mengalami kesalahan dalam penulisan misalnya Saya ditulis Maya.

Penyebab Typo

Typo bisa terjadi di mana saja seperti saat mengetik di komputer, mesin ketik, smartphone dan lain sebagainya. Kesalahan ini biasanya terjadi dalam forum chat atau saat posting di sosial media.

Lalu sebenarnya apa sih yang menyebabkan seseorang menjadi typo atau salah ketik? Banyak sekali hal-hal yang menjadi penyebab terjadinya typo seperti di bawah ini:

1. Kebiasaan Mengetik dengan Terburu-buru

Saat ini semuanya butuh serba cepat, bahkan mengetik pun dilakukan dengan cepat agar pekerjaan cepat selesai. Namun, kebiasaan mengetik dengan cepat justru memungkinkan terjadinya typo atau salah ketik.

Kemudian jika typo, kamu harus menghapusnya dan mengetik ulang kata atau kalimat yang salah. Typo saat mengetik bisa terjadi pada saat mengetik di perangkat PC atau laptop maupun di smartphone.

Semakin terburu-buru saat mengetik, maka semakin banyak kemungkinan typo. Biasanya letak kesalahan atau typo saat mengetik yaitu pada pemilihan huruf misalnya huruf T dengan Y yang berdekatan.

2. Tombol Keyboard atau Layar Smartphone Terlalu Kecil

Masalah salah ketik biasanya juga sering terjadi jika keyboard yang digunakan memiliki ukuran tombol yang kecil. Atau jika layar smartphone yang digunakan terlau kecil sehingga keyboardnya juga kecil, sedangkan jari kamu terlalu besar.

Hal ini bisa menyebabkan typo atau salah ketik menjadi lebih banyak dan terjadi berulang-ulang.

3. Ada Masalah dengan Perangkat yang Digunakan

Beberapa orang juga mengalami kesulitan justru karena sedang terjadi kerusakan atau error pada perangkat yang digunakan, misalnya smartphone atau laptop.

Kerusakan pada laptop atau PC biasanya terjadi pada keyboardnya sehingga beberapa tidak bisa diketik atau tiba-tiba mengetik sendiri. Sedangkan pada smartphone selain masalah keyboardnya juga bisa ada masalah pada layarnya.

4. Fitur Auto Suggest Sedang Aktif

Pada smartphone terdapat sebuah fitur yang namanya Auto Suggest dan fungsinya untuk menyarankan atau menyelesaikan kata atau kalimat tertentu. Jadi, saat kamu ingin mengetik suatu kata biasanya akan muncul beberapa pilihan katanya atau langsung dikoreksi secara otomatis.

Fitur ini sebenarnya cukup membantu dan bisa mempercepat proses mengetik. Namun, jika belum terbiasa akan bingung atau malah mengganggu dan menjadi typo.

Belum lagi jika pemilihan kata otomatisnya juga salah, niat mengetik dengan benar pun bisa jadi typo otomatis. Kemungkinan typo juga semakin besar dan banyak karena biasanya pengaturan fitur suggest biasanya menggunakan pemilihan kata bahasa Inggris.

Cara Menghindari Typo

Salah ketik bukan hanya menjadikan pekerjaan kamu lebih lama karena harus menghapus dan mengulang tetapi juga bisa bikin malu. Oleh karena itu, agar tidak typo atau salah ketik kamu bisa mencoba beberapa cara di bawah ini, antara lain:

1. Jangan terlalu Cepat atau Terburu-buru Saat Mengetik

Cara paling mudah agar tidak mengalami masalah dengan salah ketik yaitu mencoba untuk mengetik pelan-pelan. Cobalah untuk lebih fokus atau konsentrasi pada kata atau kalimat yang akan diketik daripada terburu-buru ingin cepat selesai.

Terburu-buru justru akan membuat kamu mengulang dan pekerjaan semakin lama, bukannya semakin cepat.

2. Menonaktifkan Fitur Auto Suggest

Selanjutnya, cobalah untuk mengecek pengaturan fitur Auto Suggest pada smartphone kamu. Jika fitur tersebut aktif, maka sebaiknya dimatikan saja agar tidak mengganggu proses mengetik. Caranya sangat mudah yaitu:

  • Buka pengaturan atau setelan pada smartphone kamu
  • Kemudian masuk ke pengaturan bahasan dan masukan
  • Setelah itu, buka pengaturan keyboard yang sedang aktif kamu gunakan
  • Lalu carilah Auto Suggest atau Koreksi Kata, selanjutnya silahkan dimatikan atau nonaktif

Setelah itu, cobalah untuk membuka keyboard dan mulai mengetik. Jika fitur Auto Suggest sudah berhasil nonaktif, maka tidak akan muncul lagi otomatis koreksi katanya.

3. Segera Perbaiki Perangkat yang Rusak

Jika keyboard komputer atau smartphone kamu sedang mengalami kerusakan, sebaiknya langsung bawa ke tukang servis. Cobalah untuk mencari tahu terlebih dahulu apa masalahnya, lalu bisa diperbaiki dan digunakan kembali.

4. Pakai Perangkat Keyboard yang Ergonomis

Perhatikan betul ketika sedang membeli keyboard untuk perangkat komputer, pastikan sudah nyaman atau tidak terlalu kecil/besar. Smartphone juga begitu, gunakan layar yang pas dan tidak terlalu kecil agar mengetik lebih nyaman dan tidak typo.

Contoh Typo

Berikut in beberapa jenis atau contoh-contoh typo yang kerap kali terjadi, antara lain:

  • ‘bisa’ diketik ‘bias’ karena terburu-buru artinya jadi beda
  • ‘yang’ diketik ‘tang’ karena huruf Y dan T berdekatan
  • ‘kala’ diketik ‘jala’ sehingga menimbulkan arti yang berbeda
  • ‘saya’ diketik ‘saua’ sehingga jadi rancu dan tidak paham
  • ‘anda’ diketik ‘and’ karena terburu-buru atau fitur auto suggest

Bagi saya pribadi, typo bukanlah masalah besar selama orang yang menerima pesan memahaminya. Yang jadi persoalan adalah kalau sang penerima bukannya memahami tetapi malah salah arti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.